Apa Itu Tuberkulosis Ginjal? Penyakit yang Pernah Dialami Lucky Element Sebelum Meninggal Dunia
- Instagram @luckywidja
VoxPop –Kabar duka datang dari dunia musik tanah air. Vokalis band Element, Lucky Widja meninggal dunia. Lucky Element dikabarkan meninggal dunia pada Minggu malam 25 Januari 2026 di RS Halim Jakarta Timur.
Sebelum meninggal dunia pada Minggu malam, Lucky Element diketahui memiliki riwayat penyakit tuberkulosis (TB) Ginjal. Kabar ini diumumkan Lucky pada Februari 2023 lalu.
”Gue kena namanya TB Ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing, ke bawah kena semua,” kata Lucky dikutip dari saluran YouTube Ferdy Tahier.
Berkaca pada riwayat kesehatan yang dialami oleh Lucky Element, lantas apa itu TB Ginjal dan bagaimana gejalanya? Melansir laman Healthline, Senin 26 Januari 2026, tuberkulosis ginjal (renal TB) adalah bentuk TB yang tergolong jarang. Bakteri penyebabnya sama dengan yang menyebabkan TB pada paru-paru.
TB merupakan penyakit menular yang cukup tinggi, dan paling banyak ditemukan di Afrika serta Asia Selatan. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 10,6 juta orang di seluruh dunia terinfeksi TBC hanya pada tahun 2021. Meski begitu, TB ginjal termasuk kasus yang relatif jarang.
Sekitar 5–45 persen kasus TB baru tergolong sebagai TB ekstra paru, yaitu TB yang menyerang organ selain paru-paru. Sementara itu TB ginjal termasuk dalam kelompok TB urogenital, yaitu TB yang menyerang sistem saluran kemih dan organ reproduksi. Jenis ini menyumbang sekitar 30–40 persen dari seluruh kasus TB ekstra paru.
TB ginjal merupakan bentuk TB urogenital yang paling sering ditemukan.
Penyebab TB pada ginjal
TB ginjal umumnya disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Namun, jenis bakteri lain dalam kelompok yang sama, seperti Mycobacterium bovis, juga dapat menyebabkan kondisi ini.
Infeksi biasanya terjadi ketika bakteri menyebar melalui aliran darah dari jaringan paru-paru yang terinfeksi menuju ginjal. Di ginjal, bakteri TB sering kali berada dalam kondisi tidak aktif. Namun, bakteri ini dapat kembali aktif pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya pasien HIV.
