Prevalensi Obesitas Nasional Mengalami Peningkatan
- Istimewa
Puspo menjelaskan edukasi publik menjadi kunci penting untuk menurunkan risiko obesitas tanpa harus membatasi akses pangan.
“Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memilih pangan secara lebih bijak dan bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam upaya mencegah obesitas,” ujar Puspo.
Head of Strategic Marketing Nutrifood, Susana S.T.P., M.Sc., PD.Eng mengatakan pangan olahan dan siap saji yang beredar saat ini sangat beragam. Konsumen tetap perlu memperhatikan informasi pada label kemasan, seperti takaran saji, energi total, persentase AKG, serta komposisi bahan.
“Dengan memahami informasi tersebut, masyarakat dapat mengontrol asupan gula, garam, dan lemak sesuai kebutuhan hariannya,” kata dia.
Bertepatan dengan Hari Obesitas Sedunia, Nutrifood bersama dengan Kementerian Kesehatan RI mengajak masyarakat untuk cermat dalam memilih pangan olahan guna mencegah obesitas. Program ini merupakan bagian dari kampanye edukatif #BatasiGGL. Kampanye ini mengingatkan masyarakat untuk membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), serta meningkatkan literasi membaca label kemasan pangan olahan. Komitmen pihaknya sebagai produsen makanan dan minuman kesehatan juga mendukung upaya pencegahan obesitas di Indonesia melalui penyediaan produk yang aman, berkualitas, dan bernutrisi.
