Pengalaman Lebih Penting dari Sekadar Gaji, Begini Cara Gen Z Memilih Pekerjaan Pertama

Ilustrasi Gen Z.
Sumber :
  • Pexels.com

Jakarta, VoxPop – Bagi banyak generasi muda, terutama Gen Z, pekerjaan pertama sering kali menjadi pengalaman penting untuk mengenal dunia kerja. Mulai dari belajar disiplin waktu, berkomunikasi dengan pelanggan, hingga bekerja dalam tim, fase ini kerap menjadi fondasi sebelum melangkah ke jenjang karier berikutnya.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Fenomena tersebut juga terlihat pada sektor restoran cepat saji yang selama ini dikenal sebagai salah satu pintu masuk dunia kerja bagi anak muda. Studi independen yang dilakukan oleh Oxford Economics mencatat bahwa sebagian besar tenaga kerja di jaringan restoran McDonald’s Indonesia berada pada rentang usia awal karier. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

Dalam analisis yang dilakukan terhadap operasional McDonald’s Indonesia, Oxford Economics menemukan bahwa 43 persen dari total karyawan perusahaan berada pada kelompok usia 18 hingga 24 tahun. Angka ini menunjukkan bahwa banyak anak muda menjadikan pekerjaan di sektor layanan sebagai langkah awal membangun pengalaman profesional.

img_title Analisis Mendalam Aplikasi AI 2026, Teknologi yang Sedang Mengubah Cara Dunia Bekerja Lebih Cepat dari Perkiraan

Menurut Stephen Foreman, Associate Director Oxford Economics, kontribusi perusahaan semacam ini tidak hanya terlihat dari aktivitas bisnisnya, tetapi juga dari dampak terhadap kesempatan kerja bagi masyarakat.

“Hasil riset kami membuktikan besarnya kontribusi McDonald’s bagi dunia usaha dan komunitas lokal di seluruh Indonesia, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja, pengembangan waralaba, dan kemitraan dengan pemasok lokal,” ujar Stephen dalam keterangannya, dikutip Selasa 10 Maret 2026. 

img_title Bukan Cuma Cantik dan Ganteng, Ternyata Ini 5 Hal yang Dicari Dunia Modeling di Era Sekarang

Pengalaman kerja pertama sering kali menjadi ruang belajar yang penting bagi Gen Z. Selain memperoleh penghasilan, mereka juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan dasar seperti komunikasi, manajemen waktu, hingga tanggung jawab profesional.

Selain memberi kesempatan bagi pekerja muda, studi tersebut juga mencatat representasi perempuan yang cukup besar dalam struktur tenaga kerja. Sekitar 40 persen karyawan merupakan perempuan, dengan 44 persen posisi kepemimpinan diisi oleh pemimpin perempuan.

Di luar ketenagakerjaan, studi tersebut juga menyoroti keterlibatan rantai pasok domestik. Sekitar 76 persen bahan baku restoran berasal dari dalam negeri, termasuk ayam, sayuran, telur, beras, cabai, dan minyak goreng yang diproduksi oleh pelaku usaha lokal.

Michael Hartono, Director of Marketing, Communications, Digital, Strategy & Insight McDonald’s Indonesia, mengatakan bahwa perusahaan berupaya menjaga hubungan jangka panjang dengan masyarakat dan mitra lokal.

“Selama lebih dari tiga dekade, kami membangun McDonald’s Indonesia sebagai bagian dari keseharian masyarakat. Semangat ‘Sepenuhnya Indonesia’ senantiasa menjadi landasan kami dalam memperkuat kemitraan lokal, membuka akses kerja, dan menghadirkan peluang bertumbuh bagi banyak pihak,” jelas Michael.

Bagi generasi muda, pengalaman kerja awal sering kali bukan sekadar soal pekerjaan, tetapi juga proses pembelajaran hidup. Dari melayani pelanggan hingga bekerja dalam tim yang dinamis, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan membangun keterampilan yang akan berguna di berbagai bidang di masa depan.

Rumah cluster terjangkau dan subsidi yang ditawarkan Perumnas.

Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan pertumbuhan keluarga muda menjadi pendorong utama permintaan rumah subsidi meningkat pada saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut