Psikolog Ungkap Manfaat Mendongeng untuk Tumbuh Kembang Anak

Ilustrasi ibu dan anak atau parenting.
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, VoxPop – Ramadhan sering menjadi momen yang tepat bagi keluarga untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak. Selain melalui kegiatan ibadah, banyak orang tua memanfaatkan waktu kebersamaan untuk mengajarkan empati, rasa syukur, dan kepedulian terhadap sesama dengan cara yang menyenangkan.

img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

Salah satu pendekatan yang kembali mendapat perhatian adalah kegiatan mendongeng. Metode ini dinilai efektif karena mampu menyampaikan pesan moral kepada anak tanpa terasa menggurui. Cerita yang disampaikan dengan cara interaktif juga membuat anak lebih mudah memahami dan mengingat nilai yang disampaikan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Di tengah suasana Ramadan tahun ini, kegiatan mendongeng kembali hadir melalui program Safari Dongeng Ramadan (SADORA). Program yang telah berlangsung sejak 2003 tersebut menghadirkan sesi dongeng interaktif yang dirancang untuk menemani anak-anak menjelang waktu berbuka puasa.

img_title Bigmo Promosi Vape ke Anak di Bawah Umur, Sahroni: Harus Ditangkap!

Mengangkat tema “Kebaikan dan Kepedulian terhadap Sesama Makhluk Hidup”, cerita yang dibawakan mengajak anak-anak memahami pentingnya empati, tanggung jawab, serta rasa syukur. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi juga kepedulian terhadap hewan dan lingkungan sekitar.

Dalam praktiknya, cerita disampaikan dengan pendekatan yang ringan dan interaktif sehingga anak dapat terlibat secara emosional dengan alur cerita. Metode ini dianggap mampu membantu anak memahami konsep moral dengan lebih mudah.

img_title Soroti Kasus Penganiayaan Anak di Cipongkor, Rajiv Tekankan Pentingnya Pemulihan Psikologis

“Saya mengapresiasi upaya McDonald’s Indonesia menghadirkan SADORA yang semakin komprehensif dan mendukung terciptanya quality time yang berkesan bagi keluarga. Mendongeng adalah metode efektif untuk membangun keterlibatan emosional anak sekaligus mendorong imajinasi mereka. Nilai empati, rasa syukur, kepedulian, dan tanggung jawab juga dapat ditanamkan sejak dini tanpa terkesan menggurui. Seminar parenting dapat menjadi ruang refleksi bagi orang tua untuk menemukan cara praktis menanamkan nilai kebaikan sesuai tahap perkembangan anak,” ujar Nisfie Hoesein, Psikolog Tumbuh Kembang Anak, dalam keterangannya, dikutip Selasa 17 Maret 2026.

Tahun ini, kegiatan tersebut diperluas jangkauannya hingga 51 kabupaten/kota di 19 provinsi. Program berlangsung sepanjang 26 Februari hingga 15 Maret 2026 dan melibatkan lebih banyak anak dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain sesi dongeng, sejumlah kegiatan pendamping juga dihadirkan untuk melibatkan orang tua. Salah satunya melalui seminar parenting yang membahas cara membangun karakter positif anak di era modern.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut