Tren Dark Chocolate Meningkat, Inilah 5 Karakter Unik Kakao Papua yang Mendunia
- Freepik
3. Cocok untuk Tren Dark Chocolate Modern
Konsumen modern kini mulai menyukai dark chocolate dengan kandungan kakao tinggi karena dianggap memiliki rasa lebih autentik. Selain itu, dark chocolate juga kerap dikaitkan dengan gaya hidup sehat karena mengandung flavonoid dan antioksidan alami.
Kakao berkualitas tinggi sangat menentukan hasil akhir dark chocolate. Semakin baik kualitas fermentasi dan pengolahan biji kakao, semakin kompleks pula rasa cokelat yang dihasilkan.
4. Punya Karakter Single Origin yang Kuat
Belakangan, banyak pecinta cokelat mulai tertarik pada konsep single origin, yaitu cokelat yang berasal dari satu wilayah tertentu sehingga memiliki identitas rasa khas.
Papua dinilai memiliki potensi besar untuk menghasilkan kakao dengan karakter single origin karena kondisi geografis dan lingkungan tumbuhnya yang unik. Hal ini membuat kakao Papua berpeluang memiliki cita rasa berbeda dibanding kakao dari daerah lain.
5. Mulai Dilirik karena Potensi Kualitasnya
Meningkatnya perhatian terhadap kakao Papua juga terlihat dari mulai dikenalnya potensi kakao Kepulauan Yapen di pasar internasional. Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua sekaligus peneliti kebijakan ekonomi di Politeknik Negeri Batam, Billy Mambrasar, bersama Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roy Palunga melakukan kunjungan ke Kampung Konti Unai, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, untuk mendorong pengembangan kakao sebagai komoditas unggulan daerah yang berpotensi menembus pasar ekspor Eropa dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai lebih dari Rp108 miliar per tahun. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan pengumpulan sampel kakao sebanyak 3 kilogram untuk dikirimkan kepada tiga perusahaan calon pembeli asal Eropa.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kakao Papua mulai diperhatikan karena kualitas dan karakter rasanya. Apalagi, pasar Eropa dikenal sangat selektif terhadap kakao yang digunakan untuk produk cokelat premium.
Selain menjadi bagian dari tren kuliner modern, kakao juga mulai dipandang sebagai salah satu kekayaan rasa Nusantara yang layak diperkenalkan lebih luas. Selama ini Indonesia lebih dikenal lewat kopi specialty, padahal kakao lokal juga memiliki karakter unik yang tidak kalah menarik untuk dieksplorasi.
Billy Mambrasar menjelaskan bahwa pengembangan komoditas unggulan daerah seperti kakao sejalan dengan teori Export Base Theory dari ekonom Douglas North. Menurutnya, daerah yang mampu mengembangkan komoditas unggulan akan menciptakan pertumbuhan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
