Terungkap! Trik Makan Nasi Putih agar Gula Darah Tidak Naik Drastis

Ilustrasi nasi.
Sumber :
  • Freepik/KamranAydinov

Jakarta, VoxPop – Nasi putih masih menjadi makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Meski menjadi sumber energi utama, nasi putih kerap mendapat sorotan karena memiliki indeks glikemik yang cukup tinggi sehingga dapat memicu kenaikan gula darah dengan cepat, terutama jika dikonsumsi dalam porsi besar.

img_title Sering Dianggap Musuh Gula Darah, Benarkah Nasi Harus Dihindari Penderita Diabetes?

dr Zaidul Akbar

Photo :
  • Instagram

Namun, bukan berarti nasi putih harus dihindari sepenuhnya. Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, pernah membagikan beberapa cara sederhana yang dapat membantu mencegah lonjakan gula darah. Menurutnya, langkah tersebut tidak selalu harus rumit atau mahal, melainkan dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang lebih sehat.

img_title Benarkah Makan 3 Kali Sehari itu Baik? Ternyata Kebiasaan ini Bisa Memicu Timbulnya Penyakit

Ia menjelaskan jika nasi putih memiliki kandungan karbohidrat yang terbilang tinggi sehingga bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat drastis. Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mengonsumsi nasi putih tanpa pendamping makanan lain yang kaya protein dan serat.

Oleh karena itu perlu mengonsumsi sayur sebelum memakan makanan yang mengandung karbohidrat. Kedua, mengutamakan sayur dan protein sebelum mengonsumsi karbohidrat. Lalu, mencampurkan biji-bijian ke dalam nasi putih.

img_title 10 Kebiasaan Sederhana Orang Usia 70 Tahun yang Tetap Sehat, Bisa Ditiru Sejak Sekarang

Selain itu, Anda juga bisa mencampurkan minyak zaitun ekstra virgin ke nasi. Kemudian menambahkan rempah seperti serai, bawang putih, bawang merah, jahe ke nasi.

Jangan lupa ketika untuk berjalan kaki selama kurang lebih 10 menit setelah makan. Terakhir, meminum campuran air dengan cuka apel, madu, atau nanas sebelum memakan nasi.

Zaidul Akbar juga turut menjelaskan beberapa masalah kesehatan yang bisa timbul apabila gula darah naik. Mulai dari kencing manis, darah tinggi, autoimun, stroke, bahkan penyakit jantung.

"Bukan hanya kencing manis ya, darah tinggi, autoimun, stroke, jantung, biasanya enggak jauh-jauh dari masalah naiknya gula darah terus menerus, sehingga akhirnya tubuh letih dan mulailah konslet disana sini," terangnya dikutip dari unggahan Instagram-nya Selasa, 9 Juni 2026.

Ilustrasi gula darah

Photo :
  • U-Report

Bagi banyak orang Indonesia, nasi putih sulit dipisahkan dari menu harian. Kabar baiknya, menjaga gula darah tidak selalu berarti harus berhenti makan nasi.

Dengan mengatur porsi, mengombinasikannya dengan protein dan serat, menghindari minuman manis, serta tetap aktif setelah makan, nasi putih tetap bisa menjadi bagian dari pola makan sehat tanpa menyebabkan kenaikan gula darah yang berlebihan.

Ilustrasi Nasi Putih

Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Tidak jarang ditemui kasus di mana seseorang sudah berupaya mengurangi mengonsumsi nasi putih, namun gula darah tidak kunjung turun. Ikuti langkah saran berikut

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut