Akhir Pekan Rebahan Doang? Ternyata Orang yang Tidur Lebih Lama dan Malas-malasan Justru Lebih Bahagia, Ini Alasannya

Ilustrasi tidur tengkurap
Sumber :
  • pixabay

Tidur Lebih Lama dan Rebahan Ternyata Tidak Masalah

img_title PM Jepang Mengaku Kurang Tidur, Ungkap Beban Berat hingga Ingin Istirahat Lebih Lama

Dalam penelitian tersebut, peserta yang memperlakukan akhir pekan seperti liburan memang menunjukkan kebiasaan yang sedikit berbeda.

Mereka cenderung:

img_title Rismon Sianipar Kini Sudah Bisa Senyum dan Tidur Nyenyak, Ternyata Ini Pemicunya
  • Tidur lebih lama pada pagi hari
  • Mengurangi pekerjaan rumah
  • Tidak membawa pekerjaan kantor ke rumah
  • Menghabiskan lebih banyak waktu bersama pasangan
  • Menikmati makanan favorit tanpa terlalu banyak rasa bersalah

Namun menariknya, Holmes menegaskan bahwa aktivitas-aktivitas tersebut bukan penyebab utama meningkatnya kebahagiaan. Yang paling berpengaruh justru adalah perubahan pola pikir.

img_title Menguak Fakta Ilmiah Emosi 'Senggol Bacok'

Kunci Utamanya Ada pada Cara Menikmati Momen

Holmes menemukan bahwa peserta yang menjalani akhir pekan seperti sedang berlibur menjadi jauh lebih sadar terhadap momen yang sedang mereka jalani.

Mereka lebih menikmati aktivitas sederhana tanpa terus-menerus memikirkan pekerjaan yang menunggu pada hari Senin atau daftar tugas yang belum selesai.

Dalam dunia psikologi, kondisi ini dikenal sebagai mindfulness, yaitu kemampuan untuk benar-benar hadir dan menikmati saat ini tanpa terbebani masa lalu maupun kecemasan terhadap masa depan.

Ketika seseorang lebih fokus pada pengalaman yang sedang dijalani, ia cenderung lebih mudah menemukan kebahagiaan dari hal-hal sederhana, seperti menikmati secangkir kopi, menonton film favorit, tidur siang, atau sekadar bersantai di sofa.

Tidak Harus Selalu Produktif Setiap Saat

Di era modern, banyak orang merasa bersalah jika menghabiskan waktu tanpa melakukan sesuatu yang dianggap produktif.

Fenomena seperti bed rotting atau menghabiskan waktu seharian di tempat tidur sering dipandang negatif. Padahal, sesekali memberikan tubuh kesempatan untuk beristirahat justru dapat membantu memulihkan energi fisik maupun mental.

Penelitian ini menunjukkan bahwa akhir pekan tidak harus selalu dipenuhi agenda padat agar terasa bermanfaat. Memberi ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat juga merupakan bentuk perawatan diri yang penting.

Kepuasan Hidup Masih Menjadi Tantangan

Temuan Holmes juga sejalan dengan hasil survei Gallup pada Februari 2024 yang menunjukkan bahwa tingkat kepuasan hidup masyarakat Amerika berada di titik yang cukup rendah.

Hanya sekitar 47 persen responden yang mengaku sangat puas dengan kehidupan pribadinya. Sisanya merasa hanya cukup puas, bahkan ada yang mengaku tidak puas dengan kondisi hidup mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut