5 Warna Pastel yang Cocok Dipadukan dengan Wastra Lokal

Ilustrasi warna pastel
Sumber :
  • Freepik

VoxPop – Tren warna pastel terus bertahan sebagai salah satu pilihan favorit dalam dunia fashion. Karakter warnanya yang lembut, menenangkan, dan mudah dipadukan membuat palet pastel tak hanya hadir pada busana kasual, tetapi juga mulai banyak diterapkan pada koleksi yang mengangkat wastra lokal Indonesia.

img_title Meski Bergama Islam, Asnawi Mangkualam Ngaku Pernah Makan Babi di Korea Selatan

Jika dulu kain tradisional identik dengan warna-warna pekat dan motif yang kuat, kini banyak desainer mengeksplorasi pendekatan baru melalui sentuhan warna pastel. Perpaduan tersebut menciptakan tampilan yang lebih segar tanpa menghilangkan nilai budaya yang melekat pada setiap helai kain.

Salah satu wastra yang semakin sering dieksplorasi adalah ulos. Kain tradisional khas Sumatra Utara ini tampil dengan interpretasi baru melalui pewarnaan alami, siluet modern, hingga kombinasi warna-warna lembut yang membuatnya terasa lebih relevan bagi generasi muda. Tak hanya ulos, berbagai tenun Nusantara lain juga mulai dipadukan dengan palet soft color untuk menghasilkan gaya yang elegan sekaligus kontemporer.

img_title Naura Ayu Ajak Member TREASURE Makan Jajanan Indonesia, Cilok dan Telur Gulung Jadi Favoritnya

Berikut lima warna pastel yang cocok dipadupadankan dengan wastra lokal, khususnya ulos.

1. Dusty Pink

img_title 5 Cara Membuat Pastel dengan Berbagai Isian, Salah Satunya Pepaya

Dusty pink menjadi salah satu warna pastel yang paling mudah dipadukan dengan kain tradisional. Warna ini mampu memberikan kesan feminin sekaligus elegan tanpa terlihat berlebihan.

Pada ulos yang didominasi motif geometris atau kombinasi warna merah dan hitam, dusty pink dapat diaplikasikan sebagai warna busana utama maupun aksesori. Hasilnya menciptakan tampilan yang lebih lembut sekaligus modern.

2. Sage Green

Sage green atau hijau keabu-abuan menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir karena memberikan kesan natural dan menenangkan.

Warna ini sangat serasi dipadukan dengan ulos maupun berbagai kain tenun lainnya yang memiliki unsur warna bumi. Kombinasi tersebut menghasilkan tampilan yang segar sekaligus tetap menghormati karakter asli wastra tradisional.

3. Baby Blue

Baby blue menghadirkan nuansa bersih, ringan, dan klasik. Warna ini cocok dipilih untuk menciptakan gaya formal maupun semi-formal.

Ketika dipadukan dengan ulos, baby blue mampu menyeimbangkan motif kain yang kaya sehingga keseluruhan penampilan terlihat lebih harmonis. Warna ini juga cocok diaplikasikan pada outer, kemeja, maupun gaun sederhana dengan sentuhan wastra sebagai aksen utama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut