Banyak yang Salah, Ini Waktu Terbaik Minum Kopi agar Badan Lebih Segar dan Fokus
- Ilustrasi AI Gemini
3. Minum kopi sebelum olahraga dapat meningkatkan performa
Jika Anda rutin berolahraga, secangkir kopi juga dapat menjadi teman yang bermanfaat sebelum memulai latihan.
Para ahli menyarankan mengonsumsi kopi sekitar 45 hingga 60 menit sebelum berolahraga. Dalam rentang waktu tersebut, kadar kafein dalam darah biasanya mencapai puncaknya sehingga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki fokus, serta mengurangi rasa lelah selama latihan.
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kafein mampu membantu meningkatkan performa pada olahraga ketahanan maupun latihan intensitas tinggi.
4. Hindari minum kopi terlalu sore atau malam
Meski kopi memberikan energi tambahan, waktu konsumsinya tetap perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kualitas tidur.
Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam. Oleh karena itu, banyak ahli menyarankan untuk menghentikan konsumsi kopi sekitar enam hingga delapan jam sebelum waktu tidur.
Sebagai contoh, apabila Anda biasa tidur pukul 22.00 malam, sebaiknya secangkir kopi terakhir diminum paling lambat sekitar pukul 14.00 hingga 16.00 sore.
Bagi sebagian orang yang lebih sensitif terhadap kafein, efeknya bahkan dapat bertahan lebih lama sehingga kopi di sore hari pun masih berpotensi membuat sulit tidur.
5. Sebaiknya jangan minum kopi saat perut kosong
Kebiasaan langsung minum kopi sebelum sarapan juga sebaiknya diperhatikan, terutama bagi Anda yang memiliki masalah lambung.
Pada beberapa orang, kopi yang dikonsumsi saat perut kosong dapat memicu rasa tidak nyaman di lambung, meningkatkan produksi asam lambung, atau memperburuk gejala refluks asam.
Mengonsumsi kopi setelah sarapan dapat menjadi pilihan yang lebih nyaman bagi sistem pencernaan. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minum kopi setelah makan dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah yang mungkin terjadi pada sebagian orang.
Faktor yang membuat waktu terbaik minum kopi berbeda pada setiap orang
Meski ada rekomendasi waktu tertentu, tidak semua orang akan merasakan manfaat yang sama. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti usia, pola tidur, tingkat sensitivitas terhadap kafein, kebiasaan minum kopi, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Orang yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap hari juga dapat mengalami toleransi terhadap kafein sehingga efeknya tidak sekuat pada orang yang jarang minum kopi. Karena itu, Anda sebaiknya mengenali respons tubuh sendiri. Jika kopi membuat Anda gelisah, jantung berdebar, atau sulit tidur, pertimbangkan untuk mengurangi jumlah maupun mengubah waktu konsumsinya.
