Sebelum Skincare Modern, Begini Ritual Perawatan Tubuh Para Perempuan

Ilustrasi menggunakan lulur kunyit.
Sumber :
  • U-Report

Agar manfaatnya maksimal, lulur sebaiknya digunakan pada kulit tubuh yang sudah dibersihkan. Setelah mandi, aplikasikan lulur pada kulit dalam kondisi lembap.

img_title Tebusan Rp220 Juta Diminta, Interpol Polri Selidiki Kasus 2 WNI Diduga Disekap di Myanmar

Oleskan secara merata, kemudian pijat dengan gerakan melingkar secara perlahan. Berikan perhatian lebih pada area yang cenderung kasar atau mudah mengalami penumpukan sel kulit mati, seperti siku, lutut, tumit, dan bagian tubuh lainnya.

Hindari menggosok terlalu kuat karena dapat menyebabkan kulit menjadi kemerahan atau terasa perih. Setelah selesai, bilas tubuh menggunakan air hingga bersih dan lanjutkan dengan pelembap untuk membantu menjaga kelembapan kulit.

img_title Konsisten Dampingi UMKM Perempuan Terus Bertumbuh, Amartha 10X Run 2026 Kembali Digelar

4. Tidak perlu dilakukan setiap hari

Luluran tidak harus dilakukan setiap kali mandi. Eksfoliasi yang terlalu sering justru berpotensi membuat kulit kering dan sensitif.

img_title Motif Penganiayaan dan Penyekapan Perempuan di Bekasi Terungkap, Diduga Kalap karena Cemburu

Untuk sebagian besar orang, luluran dapat dilakukan sekitar satu hingga dua kali dalam seminggu. Frekuensinya dapat disesuaikan dengan kondisi kulit. Pemilik kulit yang mudah sensitif sebaiknya melakukan eksfoliasi lebih jarang dan memilih bahan dengan tekstur yang lembut.

Luluran juga dapat dilakukan ketika tubuh terasa kusam, kulit terasa lebih kasar, atau setelah menjalani aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat. Namun, hindari melakukan eksfoliasi pada kulit yang sedang mengalami luka, iritasi, atau terbakar matahari.

5. Pilih bahan yang memiliki manfaat untuk kulit

Berbagai bahan alami dapat digunakan sebagai inspirasi untuk perawatan tubuh. Salah satunya adalah teh hijau yang mengandung senyawa antioksidan. Kandungan tersebut membantu melindungi kulit dari dampak radikal bebas yang dapat berkontribusi terhadap tanda-tanda penuaan kulit.

Bahan lain yang kerap digunakan dalam perawatan tradisional adalah bunga chamomile. Ekstrak chamomile dikenal memiliki sifat menenangkan sehingga dapat menjadi pilihan untuk perawatan kulit yang membutuhkan sensasi lebih lembut.

Chamomilla recutita extract atau ekstrak chamomile dikenal mampu menenangkan kulit dan membantu meredakan iritasi, sedangkan camellia sinensis leaf extract atau ekstrak teh hijau kaya akan antioksidan yang membantu melawan tanda-tanda penuaan dini serta menjaga elastisitas kulit.

Bunga melati juga dapat dimanfaatkan dalam ritual perawatan tubuh. Selain memiliki aroma khas yang menenangkan, minyak melati dapat membantu memberikan sensasi lembap pada kulit.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut