Bukan Cuma Hormonal, Ini 7 Kebutuhan Wanita Saat Menopause yang Sering Diabaikan

Ilustrasi wanita menopause
Sumber :
  • freepik

Hal ini penting karena penurunan kadar estrogen setelah menopause berkaitan dengan perubahan kesehatan tulang dan meningkatnya sejumlah risiko kesehatan. WHO mencatat bahwa kehilangan kepadatan tulang pada masa menopause menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap osteoporosis dan risiko patah tulang. 

img_title Mirip Menopause, Apakah Pria Andropause Masih Bisa Punya Anak? 

Namun, kebutuhan suplemen tertentu sebaiknya tidak ditentukan secara sembarangan. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi dapat membantu menyesuaikan kebutuhan berdasarkan kondisi masing-masing perempuan.

4. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin

img_title Andropasue Bisa Sebabkan Masalah Seksual pada Pria, Dokter Beberkan Tanda-tandanya

Berolahraga juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan selama dan setelah menopause. Aktivitas fisik dapat membantu mempertahankan kebugaran, kekuatan otot, kesehatan tulang serta mendukung kesehatan jantung.

Bentuk olahraga tidak harus selalu berat. Jalan kaki, latihan kekuatan, senam, yoga, maupun aktivitas fisik lain yang sesuai dengan kondisi tubuh dapat menjadi pilihan.

img_title 8 Jus Buah Tinggi Kalsium, Rahasia Tulang Kuat di Usia 50-an

BKKBN juga menekankan pentingnya aktivitas fisik, pola makan sehat dan tidur yang cukup dalam menjaga kesehatan perempuan menuju usia lanjut. 

5. Produk yang ramah terhadap kebutuhan tubuh

Kebutuhan perempuan menopause juga berkaitan dengan produk yang digunakan sehari-hari. Perubahan hormonal dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering, sementara sebagian perempuan mengalami kekeringan atau ketidaknyamanan pada area intim.

Karena itu, produk perawatan sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan tubuh dan kenyamanan, bukan semata-mata karena tren. Produk dengan informasi penggunaan yang jelas dan klaim yang dapat dipertanggungjawabkan dapat membantu perempuan menentukan pilihan secara lebih bijak.

Hal ini sejalan dengan temuan riset GenM yang menunjukkan adanya kebutuhan besar terhadap produk yang lebih mudah dikenali sebagai produk yang ramah bagi perempuan menopause. Berdasarkan data tersebut, 94 persen perempuan menginginkan produk dengan penandaan ramah menopause, tetapi 66 persen masih mengalami kesulitan menemukannya.

6. Akses terhadap layanan kesehatan

Kebutuhan yang tidak kalah penting adalah akses terhadap tenaga kesehatan. Keluhan menopause yang mengganggu aktivitas sehari-hari tidak seharusnya selalu dianggap sebagai sesuatu yang harus ditahan.

Dokter dapat membantu mengevaluasi gejala dan menentukan pilihan penanganan yang sesuai. WHO menyatakan bahwa terdapat berbagai intervensi hormonal maupun nonhormonal yang dapat membantu meredakan gejala menopause, dengan pilihan terapi perlu mempertimbangkan riwayat kesehatan, kondisi dan preferensi masing-masing perempuan. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut