Apa Aja yang Harus Dipersiapkan untuk Bekerja Jadi Arsitek?

Ilustrasi arsitek
Sumber :
  • Pexels

Salah satu dokumen penting dalam praktik profesi arsitek adalah Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). STRA menjadi bukti bahwa seorang arsitek telah memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan untuk menjalankan profesinya.

img_title Intip Perspektif Baru Lixil soal Cara Mendesain Ruang Hidup yang Lebih Berkelanjutan

Untuk memperoleh STRA, lulusan Sarjana Arsitektur (S1) perlu melanjutkan pendidikan ke Program Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr). Tahapan tersebut menjadi jembatan antara pendidikan sarjana dan dunia praktik profesional.
Berdasarkan data Dewan Arsitek Indonesia per Juli 2026, dari lebih dari 26.000 anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), baru 8.570 orang yang telah memiliki STRA. Angka tersebut menunjukkan masih adanya kebutuhan terhadap arsitek yang memiliki kompetensi sekaligus memenuhi persyaratan profesional.

Ketentuan mengenai pendidikan profesi tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek dan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2021. Karena itu, calon arsitek sebaiknya memahami sejak awal jalur pendidikan dan persyaratan yang harus ditempuh sebelum memasuki praktik profesional.

img_title Sentuhan Kreatif Arsitek dan Desainer Lokal Hadirkan Instalasi Interior Futuristik

8. Siapkan Diri untuk Terus Belajar

Dunia arsitektur terus mengalami perubahan, baik dari sisi teknologi, material, kebutuhan masyarakat, maupun regulasi. Karena itu, pendidikan formal sebaiknya tidak dianggap sebagai akhir dari proses belajar.

img_title Strategi Roman Bidik Perluasan Pasar Arsitek hingga Pemilik Properti

Calon arsitek perlu memiliki kemauan untuk terus mengikuti perkembangan industri, memperbarui kemampuan digital, memahami isu keberlanjutan, serta memperluas wawasan mengenai perkembangan desain di tingkat nasional maupun global.

Dengan persiapan yang menyeluruh, perjalanan menjadi arsitek tidak hanya berfokus pada kemampuan menghasilkan desain, tetapi juga membangun kompetensi sebagai profesional yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Pada akhirnya, menjadi arsitek membutuhkan kombinasi antara pendidikan, pengalaman, kemampuan teknis, kreativitas, serta pemahaman terhadap tanggung jawab profesi. Bagi lulusan arsitektur yang ingin memasuki dunia praktik, memahami jalur pendidikan profesi dan persyaratan STRA sejak awal dapat menjadi langkah penting untuk membangun karier secara lebih terarah.

Ilustrasi Arsitek hijau

Perubahan Iklim hingga Urbanisasi Jadi Tantangan Industri Asitektur Indonesia

Perusahaan sanitasi dan hunian berkelanjutan, LIXIL menegaskan konsistensi serta komitmen dalam memajukan industri arsitektur dan desain di RI dengan mengatasi tangangan.

img_title
VoxPop.co.id
21 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut