Anda Korban Pencurian Data Facebook? Cek di Sini

Media sosial Facebook.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

VoxPop – Facebook telah mengumumkan, setidaknya lebih dari 1 juta data pengguna dari Indonesia bocor dalam skandal Cambridge Analytica. Untuk angka persisnya, Kepala Teknologi Facebook, Mike Schroepfer pada pekan lalu menuliskan, jumlah data pengguna Indonesia yang bocor yaitu 1.096.666 pengguna. 

img_title Instagram hingga WhatsApp Kini Bisa Premium, Apa Bedanya?

Jumlah data pengguna Facebook Indonesia yang bocor itu merupakan 1,3 persen dari total 87 juta data pengguna Facebook yang ditambang Cambridge Analytica. 

Facebook sampai saat ini tidak memberi tahu langsung kepada pengguna apakah telah menjadi bagian dari 1 juta korban tersebut atau tidak.

img_title Hari Ini! Akun FB dan Instagram Anak Usia di Bawah 16 Tahun Mulai Dihapus

Nah, bagaimana untuk mengecek apakah Anda termasuk dari korban 1 juta data pengguna yang bocor atau tidak. 

Tenang, Anda cukup mengakses halaman . Ketik kata kunci Cambridge pada kolom pencarian, maka Anda akan mendapatkan informasi apakah pengguna pernah mengakses aplikasi kuis ‘This Is Your Digital Life’.

img_title Akun FB Pro Palsu Dewi Perssik Diduga Raup Ratusan Juta, Netizen Tertipu Centang Biru!

Pada halaman ini, di bagian bawah, Facebook akan memberitahukan status pengguna dan teman sekitar pengguna atas Cambridge Analytica. Jika tidak menjadi korban Cambridge Anlytica, maka akan muncul pemberitahuan, pengguna belum pernah mengakses 'This Is Your Digital Life'.  Jika demikian yang muncul, berarti pengguna aman.

Aplikasi itu merupakan aplikasi pihak ketiga yang ada di platform Facebook. Aplikasi ini merupakan aplikasi kepribadian yang mengumpulkan data detail pengguna dan teman pengguna. Data tersebut kemudian dijual secara publik.

  

Kemenhut mengungkap dugaan perdagangan satwa liar dilindungi yang dilakukan melalui Facebook di Kota Jayapura, Papua

Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap dugaan perdagangan satwa liar dilindungi yang dilakukan melalui media sosial Facebook di Kota Jayapura, Papua.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut