10 Ribu Orang Indonesia Tertipu FaceApp Palsu

Tampilan halaman unduh FaceApp di App Store
Sumber :
  • U-Report

VoxPop – Tantangan AgeChallenge yang menggunakan aplikasi FaceApp, dalam waktu singkat telah menjadi sangat populer di seluruh dunia. Indonesia sebagai negara yang masyarakatnya sangat rajin di media sosial, ikut euforia aplikasi edit foto tersebut. 

img_title Google Pixel 11 Pro XL vs iPhone 18 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dibeli Akhir Tahun Ini?

Tak pelak, dunia maya pun berseliweran foto-foto warganet dengan prediksi wajahnya saat berusia tua. Selain masyarakat umum, publik figur hingga pejabat pemerintah juga ikut ambil bagian. 

Tanpa disadari, efek bahaya sensasi aplikasi FaceApp mengundang para scammer untuk mengambil keuntungan dalam waktu singkat. Hal tersebut dinyatakan perusahaan penyedia software keamanan siber, ESET, dalam keterangan pers, Selasa, 22 Juli 2019.  

img_title Hakim Sebut Kebijakan Chromebook Nadiem Untungkan Google

Peneliti ESET membongkar sebuah skema penipuan yang membonceng popularitas FaceApp menggunakan versi “Pro” sebagai umpan untuk memancing pengguna.

Salah satu metode penipuan yang digunakan adalah melalui website palsu yang menawarkan versi "Premium" FaceApp secara gratis, hal ini akan menarik, karena biasanya perangkat lunak Premium selalu berbayar.

img_title Hakim Sebut Google Jadi Pihak yang Diuntungkan dalam Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara

Pada kenyataannya, scammer mengelabui korbannya untuk mengklik penawaran yang tak terhitung jumlahnya untuk meng-install aplikasi lain. Korban juga menerima permintaan dari berbagai situs yang meminta menampilkan notifikasi. Ketika diaktifkan, pemberitahuan ini menyebabkan penawaran penipuan lebih lanjut.

Selama pengujian ESET, biasanya berakhir pada versi gratis FaceApp seperti yang tersedia di Google Play. Bedanya, pengunduhan tidak dilakukan di Google Play melainkan dari layanan populer file sharing mediafire.com. Ini berarti pengguna bisa dengan mudah mengunduh berbagai jenis malware jika itu adalah niat para pejahat siber.

Jenis kedua penipuan, yakni menggunakan video YouTube, mempromosikan unduh gratis tautan untuk versi "Pro" FaceApp. Penipu memanfaatkan tautan unduhan yang diperpendek, berfungsi untuk membuat pengguna meng-install berbagai aplikasi tambahan dari Google Play.

Youtube saat ini sudah menjadi acuan sebuah software, jika kita cari dengan kata kunci “FaceApp Pro” maka akan menghasilkan banyak tautan video. Statistik di bawah ini adalah untuk link yang mengarah ke aplikasi FaceApp Pro dengan paket instalasi yang dirujuk dalam video YouTube. 

Statistik pengunduhan link FaceApp

Foto: ESET

Dalam keterangan yang ada di dalam gambar menunjukkan per tanggal 19 Juli 2018, sebanyak 10.737 orang Indonesia kemungkinan menjadi korban dari FaceApp palsu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut