Israel Pakai Software Mata-mata Kontroversial Pantau Virus Corona
Rabu, 1 April 2020 - 09:55 WIB
Sumber :
- U-Report
NSO Group didirikan pada 2010 oleh Shalev Hulio dan Omri Lavie. Kantor pusatnya berlokasi di Herzliya, pinggiran Tel Aviv. NSO Group memiliki karyawan yang jumlahnya mencapai 600 orang, baik yang bekerja di Israel maupun perwakilan perusahaan di seluruh dunia.
Baca Juga
Sekitar 250 dari 600 orang bekerja dalam penelitian dan pengembangan, termasuk menciptakan eksploitasi di rumah untuk masuk ke ponsel. Menurut informasi, kedua pendiri NSO Group itu diyakini sebagai alumni Unit 8200, pasukan siber Israel, yang dibentuk pada 1952 di bawah Israel Defence Forces atau Pasukan Pertahanan Israel.
Mata-Mata Ini Sebut Mesir dan Turki Bisa Jadi 'Target' Israel Berikutnya
Mantan mata-mata Amerika Serikat untuk Israel, Jonathan Pollard, menyebut Israel kemungkinan bisa menyerang Mesir dan Turki dalam waktu dekat. Baca selengkapnya.
VoxPop.co.id
29 Mei 2026
