Robot Seks Laku Keras Selama Wabah Corona, Diklaim Aman Hubungan Intim

Robot seks.
Sumber :
  • www.thesun.co.uk/Ruptly

VoxPop – Robot seks sebelumnya hanya dianggap sebagai barang fiksi ilmiah. Namun saat ini kehadirannya akan menjadi sangat nyata. Perusahaan robot seks, Sex Doll Genie, mengungkapkan rencana ambisiusnya untuk mengembangkan sexbots layaknya manusia, memiliki detak jantung dan bisa bernafas.

img_title 10 Keunggulan Aplikasi AI dalam Dunia Kerja, Dari Menyusun Strategi hingga Membantu Pengambilan Keputusan Lebih Cepat

Dikutip dari situs Mirror, Kamis, 14 Mei 2020, Pendiri Sex Doll Genie, Amit, mengatakan bahwa robot seks buatannya sedang dalam produksi dan akan dibekali artificial intelligence atau kecerdasan buatan (AI).

"Salah satu merek yang akan kami miliki adalah AI-Tech, yang lebih modern dibandingkan robot seks lainnya karena di dalamnya ada fitur AI," ujarnya. Robot seks yang memiliki detak jantung dan bisa bernapas akan rilis di akhir tahun ini.

img_title Bagaimana AI Mengubah Industri Game? Dari Musuh Adaptif hingga Dunia yang Terus Berkembang Tanpa Skrip

Robot seks ini sebelumnya belum pernah digunakan karena masih dalam tahap produksi. Tidak hanya berfungsi menjadi robot seks, secara teknis ini juga bisa menjadi boneka seks. Amit juga menjelaskan bahwa robot mungkin bisa memiliki asisten yang cerdas, sehingga memungkinkan penggunanya melakukan interaksi dengan robot.

Ia menunggu teknologi yang bisa menanamkan asisten digital ke dalam robot seks. Amit juga mengklaim pada masa pandemi Virus Corona (COVID-19), penjualan mereka malah meningkat. Peningkatan pesanan terjadi pada pria atau wanita lajang, maupun mereka yang sudah berpasangan.

img_title MUI: LGBT Merendahkan Martabat Manusia

"Pasangan yang dikarantina bersama tampaknya jauh lebih terbuka untuk mencoba sesuatu yang baru dan melakukan eksperimen selama masa penguncian wilayah," ungkap Amit.

Ia juga melihat banyak pria dan wanita lajang yang melakukan pemesanan untuk pertama kalinya. Amit berpikir menggunakan robot seks untuk keadaan saat ini lebih aman dibanding mencari teman kencan di aplikasi seperti Tinder.

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

AI Tak Cukup, Masa Depan Dunia Kerja Tetap Bergantung pada Manusia

Kehadiran kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) memang mulai mengubah cara perusahaan bekerja. Berbagai tugas kini bisa diselesaikan lebih cepat.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut