KB Hormonal Berisiko Meningkatkan Kanker Payudara

Ilustrasi Penderita Kanker Payudara
Sumber :
  • U-Report

VoxPop Tekno – Semua kontrasepsi hormonal membawa sedikit peningkatan risiko kanker payudara, termasuk pil progestogen yang semakin populer, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada hari Selasa kemarin.

img_title Viral Video Wanita Tertabrak Kereta di Kembangan Jakbar, Diduga Gegara Pakai Headset

Para peneliti yang melakukan studi tersebut menekankan bahwa peningkatan risiko kanker payudara perlu ditimbang terhadap manfaat kontrasepsi hormonal, termasuk perlindungan yang mereka berikan terhadap bentuk lain dari kanker wanita.

Studi sebelumnya telah menetapkan peningkatan risiko kanker payudara dari kontrasepsi dua hormon, atau kombinasi yang menggunakan estrogen dan progestogen.

img_title Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Dipukul Palu 4 Kali Hingga Tewas, Pemicunya Pelaku Kepergok WA Perempuan Lain

Sementara penggunaan kontrasepsi progestogen saja telah meningkat selama lebih dari satu dekade, sedikit penelitian telah dilakukan sebelumnya tentang kaitannya dengan kanker payudara.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS Medicine menemukan bahwa risiko seorang wanita terkena kanker payudara hampir sama untuk kontrasepsi hormonal yang menggunakan estrogen dan progestogen dengan yang hanya menggunakan progestogen.

img_title Misteri Wanita Tewas di Kamar Kos Jakbar Terkuak! Pelaku yang Bunuh Korban Pakai Palu Ditangkap

Menurut penelitian, wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal memiliki risiko 20 hingga 30 persen lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya.

Temuan ini mirip dengan yang diterbitkan sebelumnya, termasuk dalam studi tahun 1996 yang luas, melansir dari laman Science Alert, Rabu, 22 Maret 2023.

Risikonya tetap sama terlepas dari metode pemberiannya –pil oral, IUD, implan, atau injeksi– atau apakah itu pil kombinasi atau progestogen saja.

Pil Kontrasepsi

Photo :
  • VoxPop/Anisa W

Mempertimbangkan bahwa kemungkinan kanker payudara meningkat seiring bertambahnya usia, penulis penelitian menghitung berapa banyak risiko kelebihan absolut yang terkait dengan kontrasepsi hormonal.

Untuk wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal selama lima tahun antara usia 16 hingga 20 tahun, itu mewakili delapan kasus kanker payudara per 100.000. Sementara antara 35 hingga 39 tahun, mencapai 265 kasus per 100.000.

"Tidak ada yang mau mendengar bahwa sesuatu yang mereka konsumsi akan meningkatkan risiko kanker payudara hingga 25 persen," kata Gillian Reeves, seorang profesor epidemiologi statistik di Universitas Oxford dan rekan penulis studi tersebut.

"Apa yang kita bicarakan di sini adalah peningkatan risiko absolut yang sangat kecil. Peningkatan risiko kanker payudara ini tentu saja harus dilihat dalam konteks apa yang kita ketahui tentang banyak manfaat dari penggunaan kontrasepsi hormonal," tambahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut