Tips Aman dari Kebocoran Password
- Instagram/@cozaktechnologies
5. Gunakan Autentikasi Dua Faktor
Ilustrasi password login.
- Pixabay/TBIT
Survei Kaspersky menunjukkan bahwa akun mudah disusupi tanpa kata sandi yang kuat dan perlindungan berlapis seperti autentikasi dua faktor (2FA). Untuk melindungi akun dari akses tidak sah, sangat disarankan untuk mengaktifkan 2FA. Ini bisa dilakukan dengan menerima konfirmasi melalui SMS, email, atau menggunakan aplikasi autentikasi yang menghasilkan kode satu kali.
6. Tutup Akun yang Tidak Digunakan
Ilustrasi data
- pixabay
Jika Anda memiliki akun yang sudah lama tidak digunakan, sebaiknya hapus akun tersebut setelah terjadi kebocoran data. Mintalah penghapusan data secara lengkap melalui dukungan teknis atau alamat di Kebijakan Privasi layanan tersebut. Langkah ini juga bisa membantu Anda mengetahui sejauh mana data Anda telah terdampak.
7. Minimalkan Informasi Pribadi yang Dibagikan Online
Ilustrasi data dan riset.
- Freepik
Karena kebocoran layanan besar-besaran sering terjadi, disarankan untuk meminimalkan informasi pribadi yang Anda berikan kepada suatu layanan. Saat mendaftar, hindari menggunakan alamat email utama dan gunakan alamat email sementara. Selain itu, jika tidak diperlukan, jangan berikan nama asli dan alamat tempat tinggal Anda.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat lebih melindungi diri dari risiko yang ditimbulkan oleh kebocoran kata sandi besar-besaran seperti RockYou2024. Keamanan digital sangat penting, jadi pastikan untuk selalu waspada dan memperbarui langkah-langkah perlindungan Anda secara rutin.
