Alasan Orang Suka Terbangun dari Tidur pada Tengah Malam

Ilustrasi menguap, mengantuk, bangun tidur.
Sumber :
  • Pixabay/ victoria_borodinova

Jakarta, VoxPop – Pernahkah Anda terbangun di tengah malam, tepatnya sekitar pukul 3 atau 4 pagi dan merasa kesulitan untuk tidur lagi? Anda tidak sendirian.

img_title Haruskah Tidur Dulu Sebelum Shalat Tahajud? Terdapat 4 Janji Allah Bagi yang Melakukannya

Banyak orang mengalami fenomena ini, dan ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Stres adalah salah satu penyebab utama kita terbangun di tengah malam.

Ketika kita stres, otak kita menjadi lebih waspada terhadap gangguan kecil. Biasanya, kita bangun beberapa kali setiap malam tanpa menyadarinya.

img_title Ternyata Ini 7 Kebiasaan Orang yang Jarang Stres di Tempat Kerja, Tetap Produktif Tanpa Burnout

Namun, saat kita stres, kita lebih mungkin sadar ketika terbangun. Pikiran yang penuh dengan kekhawatiran membuat kita sulit kembali tidur, seperti dilansir dari IFL Science.

Ilustrasi Tidur

Photo :
  • Unsplash
img_title Susah Tidur di Malam Hari? Coba 15 Cara Ampuh Ini agar Tidur Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Tidur kita terbagi dalam beberapa siklus yang berbeda, termasuk tidur REM (Rapid Eye Movement) dan non-REM.

Pada malam hari, kita bergerak melalui siklus ini beberapa kali. Tidur REM, yang merupakan tidur ringan dan penuh mimpi, lebih sering terjadi menjelang pagi.

Ketika kita berada dalam tahap tidur yang lebih ringan, kita lebih mudah terbangun, terutama jika ada faktor-faktor seperti stres yang mempengaruhi tidur kita.

Jadwal tidur yang tidak teratur atau kebiasaan buruk sebelum tidur, seperti doomscrolling (melihat berita buruk secara terus-menerus) atau kurangnya udara segar, bisa mengganggu kualitas tidur kita. Kebiasaan ini membuat tidur kita tidak nyenyak dan lebih rentan terhadap gangguan.

Ilustrasi tidur.

Photo :
  • Unsplash/Kinga Cichewicz

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini. Pertama, cobalah menjaga rutinitas tidur yang konsisten.

Bangun dan tidur pada waktu yang sama setiap hari membantu tubuh kita membentuk pola tidur yang lebih sehat.

Kedua, hindari penggunaan gadget sebelum tidur karena cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu kita tidur.

Ketiga, menulis daftar tugas atau kekhawatiran sebelum tidur juga bisa membantu.

Dengan menuliskan apa yang perlu Anda lakukan atau apa yang membuat Anda khawatir, otak Anda bisa lebih rileks dan Anda bisa tidur lebih nyenyak.

Jika masalah ini berlanjut lebih dari tiga bulan, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli tidur.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut