Cara Menghemat Baterai iPhone 2026, Pengaturan Ini Diam-diam Sering Menguras Daya
- Pexels/Tyler Lastovich
VoxPop - Baterai menjadi salah satu bagian penting yang menentukan kenyamanan menggunakan iPhone sehari-hari. Meski kapasitas dan efisiensi baterai terus berkembang, penggunaan aplikasi, koneksi jaringan, layar, serta sejumlah aktivitas di latar belakang tetap dapat membuat daya lebih cepat terkuras.
Pada 2026, Apple menyediakan sejumlah fitur baru maupun penyempurnaan untuk membantu pengguna menghemat baterai. Namun, ada pula beberapa pengaturan yang sering dibiarkan aktif tanpa disadari dan dapat berkontribusi terhadap konsumsi daya.
Dirangkum VoxPop Jum'at, 7 Agustus 2026, Apple sendiri menjelaskan bahwa daya tahan baterai dipengaruhi banyak faktor, termasuk pola penggunaan perangkat, aplikasi yang digunakan, tingkat kecerahan layar, kualitas sinyal, serta aktivitas yang berlangsung di latar belakang.
1. Cek Penggunaan Baterai Sebelum Mematikan Banyak Fitur
Langkah pertama yang sebaiknya dilakukan bukan langsung mematikan berbagai fitur, melainkan mencari tahu apa yang sebenarnya menguras baterai.
Pada iOS 26, pengguna dapat membuka Pengaturan > Baterai untuk melihat grafik penggunaan harian. Apple juga menampilkan aplikasi dan aktivitas sistem yang paling banyak menggunakan daya.
Pengguna dapat mengetuk Lihat Semua Penggunaan Baterai untuk mendapatkan informasi lebih detail mengenai konsumsi daya. Di bagian ini, aktivitas seperti penggunaan aplikasi di latar belakang, notifikasi, serta kondisi sinyal yang buruk dapat terlihat.
Cara ini penting karena masalah baterai setiap pengguna bisa berbeda. Jika aplikasi tertentu terus muncul sebagai pengguna daya terbesar, mengurangi aktivitas aplikasi tersebut biasanya lebih masuk akal daripada mematikan fitur iPhone secara keseluruhan.
2. Kurangi Kecerahan Layar
Layar merupakan salah satu komponen yang dapat menggunakan banyak energi, terutama ketika tingkat kecerahan ditetapkan terlalu tinggi.
Apple bahkan memasukkan High Brightness sebagai salah satu rekomendasi pada menu Battery ketika kecerahan layar dianggap terlalu tinggi. Apple menyarankan pengguna mengurangi tingkat kecerahan untuk membantu meningkatkan daya tahan baterai.
Pengguna juga dapat mengaktifkan kecerahan otomatis sehingga iPhone menyesuaikan tingkat kecerahan berdasarkan kondisi lingkungan.
Selain menghemat baterai, pengaturan ini membuat pengguna tidak perlu terus-menerus mengubah tingkat kecerahan secara manual.
3. Jangan Biarkan Auto-Lock Terlalu Lama
Pengaturan Auto-Lock sering luput dari perhatian. Jika layar dibiarkan menyala terlalu lama ketika iPhone tidak digunakan, energi tetap dikonsumsi meskipun pengguna tidak sedang melakukan aktivitas apa pun.
Apple mencantumkan Auto-Lock yang dinonaktifkan sebagai salah satu kondisi yang dapat memengaruhi daya tahan baterai, khususnya ketika perangkat sering dalam keadaan idle.
Karena itu, pengguna yang ingin menghemat baterai dapat memilih waktu Auto-Lock yang lebih singkat sesuai kebutuhan.
4. Periksa Aplikasi yang Aktif di Latar Belakang
Salah satu penyebab baterai cepat berkurang yang sering tidak terlihat adalah Background Activity.
Menurut Apple, informasi tersebut muncul ketika sebagian besar penggunaan baterai sebuah aplikasi terjadi ketika aplikasi sedang aktif di latar belakang. Aktivitas seperti pemutaran musik atau pelacakan lokasi dapat berlangsung meskipun aplikasi tidak sedang berada di layar.
Pengguna dapat memeriksa aplikasi yang paling banyak melakukan aktivitas semacam ini melalui menu Pengaturan > Baterai.
Jika sebuah aplikasi tidak terlalu penting tetapi terus menggunakan baterai di latar belakang, pengguna dapat mempertimbangkan untuk mengurangi aktivitasnya atau mengubah izin yang diberikan.
5. Batasi Akses Lokasi yang Tidak Dibutuhkan
Location Services juga patut diperiksa, terutama untuk aplikasi yang sebenarnya tidak membutuhkan lokasi secara terus-menerus.
Apple memungkinkan pengguna mengatur izin lokasi secara individual melalui Pengaturan > Privasi & Keamanan > Layanan Lokasi. Pengguna dapat menentukan aplikasi mana yang boleh mengakses lokasi dan kapan akses tersebut diberikan.
Tidak semua aplikasi perlu memperoleh akses lokasi sepanjang waktu. Untuk aplikasi tertentu, memberikan akses hanya ketika aplikasi sedang digunakan dapat menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Namun, pengguna sebaiknya tidak mematikan Location Services secara sembarangan karena sejumlah fitur seperti Maps dan aplikasi berbasis lokasi memang membutuhkan layanan tersebut.
6. Gunakan Wi-Fi Ketika Tersedia
Koneksi seluler, terutama ketika perangkat berada di lokasi dengan sinyal lemah, dapat menjadi faktor yang membuat baterai lebih cepat terkuras.
Apple menjelaskan bahwa Wi-Fi menggunakan daya lebih sedikit dibandingkan jaringan seluler ketika perangkat digunakan untuk aktivitas internet. Apple juga menyebut kondisi sinyal yang rendah dapat memengaruhi daya tahan baterai karena perangkat berusaha mencari koneksi.
Karena itu, ketika berada di rumah, kantor, sekolah, atau tempat lain dengan Wi-Fi yang stabil, menggunakan Wi-Fi dapat membantu mengurangi konsumsi daya.
Jika pengguna mengetahui akan berada di area tanpa jaringan untuk waktu tertentu, Airplane Mode juga dapat dipertimbangkan.
7. Atur 5G ke 5G Auto
Pengguna iPhone yang mendukung 5G tidak selalu harus menggunakan 5G secara penuh.
Apple menyediakan opsi 5G Auto yang menggunakan Smart Data Mode. Dalam kondisi ketika kecepatan 5G tidak memberikan perbedaan yang berarti terhadap pengalaman penggunaan, iPhone dapat beralih ke LTE untuk membantu menghemat baterai.
Pengaturannya dapat ditemukan melalui:
- Pengaturan > Seluler > Pilihan Data Seluler > Suara & Data > 5G Auto
Fitur ini sangat berguna bagi pengguna yang berada di wilayah dengan jaringan 5G yang belum konsisten atau tidak selalu membutuhkan kecepatan maksimal.
8. Manfaatkan Low Power Mode Saat Diperlukan
Low Power Mode masih menjadi salah satu cara paling praktis untuk memperpanjang daya tahan baterai.
Pada iOS 26, fitur tersebut dapat ditemukan melalui Pengaturan > Baterai > Mode Daya. Low Power Mode mengurangi konsumsi energi dengan memengaruhi sejumlah aktivitas perangkat.
Ketika aktif, beberapa hal yang dapat berubah antara lain pengurangan kecerahan layar, pembatasan refresh rate pada perangkat dengan ProMotion, penonaktifan Background App Refresh, penghentian sementara pengambilan email otomatis, serta penundaan sejumlah aktivitas seperti sinkronisasi foto iCloud dan unduhan otomatis.
Low Power Mode juga dapat diaktifkan melalui Control Center. Apple menyebut fitur tersebut akan otomatis mati ketika iPhone kembali diisi hingga lebih dari 80 persen.
9. iPhone 16 dan Model Tertentu Bisa Memakai Adaptive Power
Salah satu fitur yang semakin menarik di era iOS 26 adalah Adaptive Power.
Fitur ini menggunakan kecerdasan pada perangkat untuk mempelajari pola penggunaan dan membantu memperpanjang daya tahan baterai ketika konsumsi energi pengguna lebih tinggi dari biasanya.
Ketika aktif, Adaptive Power dapat melakukan beberapa penyesuaian, termasuk sedikit mengurangi kecerahan layar, membatasi aktivitas latar belakang, serta mengaktifkan Low Power Mode ketika baterai mencapai 20 persen.
Adaptive Power tersedia pada iOS 26 untuk sejumlah model, termasuk lini iPhone 16, iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max, iPhone 17, serta iPhone Air. Pada iPhone 17 dan iPhone Air, fitur tersebut aktif secara default, sedangkan pada sejumlah model lain status default-nya berbeda.
Pengguna dapat memeriksanya melalui Pengaturan > Baterai > Mode Daya > Adaptive Power.
10. Jangan Panik Jika Baterai Boros Setelah Update iOS
Baterai yang terasa lebih boros setelah pembaruan sistem tidak selalu berarti baterainya bermasalah.
Apple menjelaskan bahwa setelah update iOS, sejumlah proses dapat terus berjalan di latar belakang. Proses tersebut dapat memengaruhi konsumsi baterai dan suhu perangkat untuk sementara waktu.
Karena itu, Apple menyarankan pengguna menunggu beberapa hari setelah pembaruan sebelum menilai apakah daya tahan baterai benar-benar mengalami penurunan.
Menu Battery pada iOS 26 juga dapat menampilkan informasi seperti Ongoing iOS Update ketika proses pascapembaruan masih berlangsung.
11. Perhatikan Kesehatan Baterai
Jika berbagai pengaturan sudah dioptimalkan tetapi iPhone tetap cepat kehabisan baterai, masalahnya bisa berasal dari kondisi baterai itu sendiri.
Pada iPhone 15 dan model lebih baru, pengguna dapat membuka Pengaturan > Baterai > Kesehatan Baterai. Sementara itu, iPhone 14 dan model sebelumnya menyediakan menu Kesehatan Baterai & Pengisian Daya.
Baterai lithium-ion secara alami mengalami penurunan kapasitas seiring bertambahnya usia kimia baterai. Apple menegaskan bahwa temperatur dan pola pengisian daya merupakan beberapa faktor yang memengaruhi proses tersebut.
Jika menu Battery Health menunjukkan rekomendasi servis, pengguna dapat mempertimbangkan penggantian baterai melalui Apple atau penyedia servis resmi.
12. Aktifkan Pengisian Daya Optimal
Menghemat baterai bukan hanya soal membuat persentase baterai bertahan lebih lama dalam satu hari. Menjaga kesehatan baterai dalam jangka panjang juga penting.
Apple menyediakan Optimized Battery Charging untuk mengurangi waktu iPhone berada dalam kondisi terisi penuh. Pada iPhone 15 dan model lebih baru, pengguna juga dapat menentukan Charge Limit mulai dari 80 hingga 100 persen dengan kenaikan 5 persen.
Pengaturan tersebut dapat ditemukan melalui:
- Pengaturan > Baterai > Pengisian Daya
Apple menjelaskan bahwa Optimized Battery Charging mempelajari kebiasaan pengisian daya pengguna sehingga iPhone dapat menunda pengisian melewati 80 persen dan menyelesaikannya mendekati waktu ketika perangkat biasanya dilepas dari charger.
13. Hindari Suhu Panas Saat Menggunakan atau Mengisi Daya
Selain pengaturan software, temperatur juga memiliki pengaruh besar terhadap umur baterai.
Apple menyarankan menghindari penggunaan atau pengisian iPhone pada suhu lingkungan di atas 35 derajat Celsius, karena kondisi tersebut dapat mengurangi masa pakai baterai secara permanen.
Karena itu, pengguna sebaiknya tidak membiarkan iPhone terkena panas berlebihan, terutama ketika sedang mengisi daya.
Cara menghemat baterai iPhone pada 2026 tidak harus dilakukan dengan mematikan semua fitur pintar yang tersedia. Justru langkah pertama yang paling efektif adalah membuka Pengaturan > Baterai dan melihat aplikasi atau aktivitas apa yang benar-benar menghabiskan daya.
Beberapa pengaturan yang layak diperiksa adalah kecerahan layar, Auto-Lock, aktivitas aplikasi di latar belakang, izin lokasi, koneksi 5G, serta kualitas jaringan.
Untuk pengguna iPhone yang mendukungnya, Adaptive Power juga dapat menjadi solusi praktis karena perangkat dapat melakukan sejumlah penyesuaian secara otomatis ketika penggunaan baterai meningkat.
