Perang HP Murah Rp1 Jutaan Semakin Sengit, Produsen Mulai Membawa Fitur Baru
- Pexels/Emmanuel Jason Eliphalet
VoxPop – Persaingan smartphone murah semakin menarik. Jika dahulu HP Rp1 jutaan identik dengan spesifikasi sederhana, kini produsen mulai memasukkan fitur yang sebelumnya lebih sering ditemukan pada perangkat kelas menengah.
Perubahan tersebut terlihat dari sejumlah ponsel entry-level terbaru yang menawarkan layar dengan refresh rate tinggi, baterai berkapasitas besar, kamera berbasis AI, ketahanan terhadap air dan debu, hingga fitur kecerdasan buatan.
Tren ini menunjukkan bahwa produsen tidak lagi hanya berlomba menawarkan harga murah. Mereka mulai mencari cara agar perangkat terjangkau tetap memiliki fitur yang terasa relevan untuk penggunaan sehari-hari.
Layar 90Hz hingga 120Hz Mulai Masuk Kelas Murah
Salah satu perubahan yang paling mudah dirasakan adalah penggunaan layar dengan refresh rate tinggi.
Xiaomi melalui Redmi A5, misalnya, membekali perangkat tersebut dengan layar 6,88 inci yang mendukung refresh rate hingga 120Hz. Xiaomi juga menyematkan touch sampling rate hingga 240Hz serta sejumlah sertifikasi TÜV Rheinland untuk kenyamanan mata.
Di sisi lain, realme Note 70 membawa layar 6,74 inci dengan refresh rate hingga 90Hz. Spesifikasi ini membuat aktivitas seperti scrolling media sosial dan berpindah halaman terasa lebih mulus dibandingkan layar 60Hz konvensional.
Masuknya layar refresh rate tinggi menjadi salah satu indikasi bahwa standar smartphone murah ikut berubah. Konsumen kini tidak hanya melihat ukuran RAM dan penyimpanan, tetapi juga pengalaman visual yang ditawarkan.
Baterai Besar Menjadi Senjata Utama
Kapasitas baterai juga semakin agresif. realme Note 70 hadir dengan baterai 6.300mAh dan pengisian cepat 15W. Produsen bahkan mengklaim perangkat tersebut dapat digunakan untuk berbagai aktivitas dalam waktu panjang, termasuk hingga 20,7 jam untuk menonton YouTube berdasarkan pengujian laboratorium realme.
Sementara itu, Redmi A5 membawa baterai 5.200mAh dengan dukungan pengisian 15W. Xiaomi juga mengklaim perangkat mampu bertahan hingga 20,7 jam untuk pemutaran video berdasarkan pengujian internal.
Tren tersebut memperlihatkan bahwa baterai berkapasitas besar semakin menjadi nilai jual penting di kelas entry-level. Bagi konsumen yang banyak menggunakan ponsel untuk media sosial, video, komunikasi, hingga bermain game ringan, daya tahan baterai dapat menjadi faktor penentu.
