Hero Mobile Legends Ini Jadi Pilihan Utama di Knockout Stage M7 World Championship

Hero Freya di Mobile Legends
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, VoxPop – Di fase Knockout Stage M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang, satu nama hero muncul sebagai sorotan utama: Freya. Hero fighter ini bukan hanya sering dipilih tim-tim besar, tetapi juga menjadi salah satu hero yang paling sering dibanned oleh lawan karena dianggap bisa mengubah jalannya pertandingan.

img_title Diversifikasi Sumber Pendanaan, Purbaya: Panda Bond Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS

Mobile Legends Bang Bang.

Photo :
  • vstory

Fenomena ini menunjukkan bahwa dalam kompetisi tingkat dunia, sebuah hero dapat menjadi faktor penentu dalam strategi draft dan hasil pertandingan.

img_title 7 HP Murah yang Layak untuk Main Mobile Legends, PUBG Mobile, hingga Free Fire Tanpa Lag, Harganya Cuma Rp2 Jutaan

Freya dikenal sebagai hero yang kuat di tahap pertengahan hingga akhir pertandingan. Dengan build item yang tepat, ia mampu memberikan damage besar sekaligus menjadi frontline yang sulit dihentikan.

Kemampuan Freya yang bisa masuk dan keluar dari pertarungan dengan cepat membuatnya menjadi ancaman, terutama ketika tim memiliki dukungan atau hero yang bisa mengunci musuh.

img_title Membongkar Persaingan MWI EWC 2026, Turnamen Mobile Legends Putri Paling Bergengsi Tahun Ini

Mengapa Freya Jadi Pilihan Utama di Knockout Stage?

Menurut pengamatan analis dan hasil draft tim di M7, Freya menjadi power pick karena beberapa alasan:

1. Kemampuan Dominasi Teamfight

Freya memiliki skill yang memungkinkan dia masuk ke tengah pertarungan dan memberi damage area besar. Ini membuatnya efektif dalam teamfight, terutama saat tim lawan melakukan komposisi yang rapuh di lini depan.

2. Build Item yang Cepat Menguatkan

Dengan item yang sesuai, Freya bisa cepat menjadi ancaman serius. Ketika sudah memiliki item inti, Freya dapat menyusup ke belakang barisan musuh atau menahan tekanan di depan, tergantung kebutuhan tim.

3. Fleksibilitas dan Adaptasi

Freya dapat berperan sebagai damage dealer sekaligus semi-tank, sehingga tim bisa menyesuaikan strategi berdasarkan draft lawan. Fleksibilitas ini membuatnya sulit untuk di-counter jika pemain yang menggunakannya sudah mahir.

Alasan Tim Rival “Membenci” Freya

Dalam Knockout Stage, Freya bukan hanya sering dipilih, tetapi juga menjadi hero yang paling sering dilarang oleh tim rival, termasuk tim yang akhirnya keluar sebagai juara dunia, Aurora PH.

Aurora konsisten memprioritaskan ban terhadap Freya untuk mencegah tim lawan mendapatkan hero ini, terutama tim seperti Alter Ego yang diketahui sering mengandalkan Freya dalam strategi mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut