Body Shaming, Apa Artinya dan Mengapa Kita Melakukannya?
- waldeneatingdisorders.com
Baca juga: 5 Trik Panaskan Lidah, Puas Oral Seks Hingga Orgasme
Tidak peduli bagaimana hal ini terwujud, hal itu sering kali mengarah pada perbandingan dan rasa malu, dan melanggengkan gagasan bahwa orang harus dihakimi terutama dari segi fisiknya.Hal ini mengarah pada pertanyaan: jika itu memiliki konsekuensi yang begitu keras, mengapa mempermalukan tubuh begitu umum?
Seperti dibahas Braintree Adolescent Intensive Outpatient Program (IOP) yang menangani konflik dengan teman sebaya. Menurutnya, mengapa ketika kita marah, kesal, atau terintimidasi oleh seseorang, kita secara default mengkritik penampilan mereka? "Apapun, dia jelek," bisa menjadi pembelaan dalam situasi ini, terutama selama masa remaja dan dewasa muda.
Dalam beberapa hal, terasa lebih mudah untuk memotret sesuatu yang akan menyakitkan, seperti menargetkan penampilan fisik, daripada mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi secara emosional.
Mengatakan, "Saya benar-benar terluka oleh cara teman saya memperlakukan saya," atau "Saya takut kehilangan persahabatan ini" membuka kita dan membuat kita lebih rentan, dan oleh karena itu merasa lebih mudah untuk mengubur di bawah komentar yang mempermalukan tubuh yang terburu-buru ke pikiran.
Bagaimana kita menantang ini? Dalam situasi seperti yang disebutkan di atas, mengungkapkan perasaan yang sebenarnya daripada kritik fisik bisa menjadi langkah pertama yang bagus.
Dalam sebuah diskusi IOP, beberapa peserta mengakui sulit untuk mengidentifikasi cara mengekspresikan frustrasi tanpa mempermalukan tubuh, karena ini telah menjadi respons yang hampir otomatis.
Berlatihlah mengidentifikasi mengapa Anda kesal tentang suatu situasi
Misalnya, Anda tidak mungkin marah pada teman karena dia putus, dan lebih mungkin Anda kesal karena miskomunikasi atau perasaan ditolak. Berlatihlah memikirkannya, dan akhirnya, mengucapkannya dengan kata-kata.
Identifikasi siapa dalam hidup Anda yang bersikap positif - atau bahkan netral
Pikirkan tentang orang-orang yang menghargai kemampuannya, dan orang yang menolak mengomentari penampilan fisik orang lain. Menghabiskan waktu dengan orang-orang ini dapat sangat membantu saat Anda berjuang dengan perasaan malu yang Anda alami sendiri, dan membantu memandang diri sendiri - dan orang lain - secara lebih positif.
