Gak Banyak Dikenal, Batik Belitung Sudah Sampai Korea dan Jepang

Batik belitong
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Jika bicara batik, kebanyakan orang hanya mengenal batik dari Pekalongan, Yogyakarta, Cirebon, Madura, Solo, Banten, dan batik dari wilayah Jawa lainnya. 

img_title TNI AL Gagalkan Penyelundupan Timah Diduga Ilegal di Belitung, 2,5 Ton Biji Timah Disita

Tapi, pernahkah kamu mendengar batik dari Kabupaten Belitung? Nah, pertanyaan itulah yang kerap didapat oleh Bella Kartika Aprillia. Berawal dari orang-orang yang kerap bertanya 'Memang ada batik Belitung? Batik kan dari Jawa', dia bertekad untuk mempopulerkan batik Belitung. 

Melalui brand Sepiak Belitong, Bella memopulerkan batik asal Pulau Belitung yang terdiri dari dua kabupaten, yakni Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur. Dalam produksinya, wanita ini melibatkan pebatik dan penjahit lokal, termasuk para penyandang disabilitas. 

img_title Puspa Nuswantara 2026, BNI Bawa Mitra UMKM Binaan Batik Nasional

"Kami memang bukan yang pertama yang membuat batik Belitung. Tapi bisa dikatakan kami adalah pionir yang melakukan branding batik Belitung hingga dikenal ke daerah luar, bahkan ke mancanegara," ujarnya lewat rilis yang diterima VoxPop, Jumat 18 Desember 2020. 

Lebih lanjut Bella menceritakan, dia memilih untuk melakukan branding batik Sepiak dengan mencari pengakuan di luar wilayah Belitung. Hingga pada 2018, Sepiak Belitong kian dikenal salah satunya melalui sebuah penghargaan yang diraih pada ajang Wirausaha Mandiri. 

img_title Puspa Nuswantara 2026, BNI Dukung UMKM Batik Nasional

Tak hanya di pasar lokal, pada Juli 2019 Sepiak Belitong juga mengikuti pameran di Korea Selatan untuk menjawab dan meramaikan event dari KBRI. Selain Korea, Sepiak Belitong juga sudah sampai ke lantai pamer di Jepang, Malang, Batam, Jakarta, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya. Hingga kini, batik Belitung dan merek Sepiak Belitong kian dikenal.

Bagi Bella, budaya, alam, dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Belitung adalah elemen penting yang harus dikembangkan beriringan dengan pengembangan bisnisnya. Motif daun simpor yang lekat dengan kehidupan masyarakat Belitung pun menjadi salah satu motif andalan Bella dalam mengembangkan desain batik Sepiak. 

"Selain khas, daun simpor juga lekat dengan kehidupan masyarakat Belitung. Tanaman yang kerap dibudidayakan di halaman belakang rumah ini, seringkali dijadikan sebagai alas dan pembungkus makanan," kata dia. 

Selain daun simpor, Bella juga mengembangkan motif lain, seperti motif kantong semar atau yang biasa disebut ketuyut atau ketakong. Atau, keremunting yang merupakan buah hutan dan kerap dinikmati masyarakat. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut