Mitos dan Fakta Mengenai Rambut: Uban, Stres dan Genetik

Ilustrasi rambut/wanita.
Sumber :
  • Freepik/cookie_studio

Jakarta – Rambut juga sering dikatakan "mahkota" tubuh. Apalagi, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang membutuhkan perawatan lebih, seperti wajah, terlebih jika memiliki rambut panjang dan sering melakukan penataan rambut.

img_title Rambut Beruban Ternyata Bisa Jadi Tanda Tubuh Melawan Kanker? Ini Temuan Studi Terbaru

Ada beberapa mitos dan fakta mengenai kesehatan rambut yang mungkin jarang diketahui. Berikut 5 mitos dan fakta mengenai kesehatan rambut  :

Uban Tumbuh Karena Stress

img_title 5 Mitos Seputar Mobil yang Masih Banyak Dipercaya

Uban atau rambut putih belum tentu hanya karena penuaan.

Photo :
  • vstory

Sebenarnya, hal ini tidak sepenuhnya salah namun juga tidak sepenuhnya benar.

img_title Tips Mengatasi Rambut Lepek untuk Hijabers, Rahasia Tetap Bervolume Seharian

Mengutip dari Today, Dr Doris Day, dokter kulit yang berbasis di kota New York mengatakan bahwa stres tidak dapat mempercepat uban. Hal ini karena uban disebabkan oleh melanosit yang memproduksi melanin atau pigmen dan oleh karena itu tidak lagi menghasilkan warna. 

Jadi, sebenarnya, uban tumbuh lebih banyak ditentukan oleh genetika.

Jangan Gunakan Conditioner jika Tipe Rambut Berminyak

Mitos kedua adalah untuk pemilik rambut berminyak, jangan gunakan conditioner.

Padahal, faktanya rambut berminyak tidak disebabkan oleh pengkondisian rambut, melainkan secara alami disebabkan oleh terlalu banyak sebum yang diproduksi dari jaringan kulit kepala 

"Untuk rambut berminyak, gunakan shampo yang sesuai peruntukan untuk rambut berminyak dan gunakan kondisioner di ujung rambut,” saran Kim Vo, profesional hair stylist dan colorist. 

Mengetahui cara menggunakan conditioner yang benar di rumah akan menjadi solusi terbaik. Selain tidak perlu mengeluarkan biaya lebih juga akan membantu kamu memahami lebih dalam mengenai karakter rambut. 

Memotong Rambut agar Rambut Cepat Panjang

Potong rambut

Photo :
  • pixabay

Hal ini tidak benar adanya Seberapa sering rambut dipotong, tidak ada hubungannya dengan seberapa cepat rambut itu akan tumbuh kembali. "Sebenarnya folikel di kulit kepala kamu yang menentukan seberapa cepat rambut bisa tumbuh," jelas Dr. Day

Namun, dalam beberapa kasus, Day menyebut bahwa sering memotong rambut dapat membuatnya tampak lebih panjang dan bahkan lebih tebal. Karena ketika dipangkas dapat menghilangkan ujung bercabang dan kerusakan yang menjadi penyebab rambut terlihat tipis dan jarang.

Menurut Anabel Kingsley, seorang trikologis, pada umumnya setiap helai rambut tumbuh sekitar setengah inci setiap bulannya. Jadi, dipotong atau tidak, rambut akan tetap tumbuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut