UNICEF Bikin Siswa SD di Surabaya Serasa Petugas Bandara

Seorang siswa SD sedang berperan sebagai petugas bandara
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Nur Faishal

VoxPop – Cara unik digelar United Nations Children's Fund atau UNICEF dalam memperingati Hari Anak Sedunia di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat, 23 November 2018. Organisasi bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu mengajak puluhan anak bermain dan berinteraksi dengan penumpang laiknya petugas bandara.

img_title UNICEF: Satu Anak Palestina di Tepi Barat Meninggal Setiap Pekan Sejak Januari 2025

Kegiatan itu melibatkan puluhan siswa Surabaya dan Sidoarjo. Anak-anak terlihat ceria dan senang kala berperan seperti petugas bandara. Salah satunya Teguh Hendra Trihandoko (12 tahun), siswa Kelas 6 SDN Sedati Gede 1 Sidoarjo yang mengambil peran sebagai customer service Bandara Juanda.

Teguh terlihat cekatan dan mahir menyapa calon penumpang. Sesekali dia mendekati calon penumpang yang terlihat kebingungan mencari pintu keberangkatan lantas mengarahkan. "Asyik juga jadi petugas bandara," katanya sembari tersenyum.

img_title Guru SD di Jember yang Viral Usai Telanjangi 22 Siswa, Kini Dinonaktifkan dan Terancam Mutasi

Temannya, Puja Ayu Gayatri mengambil peran sebagai pemeriksa tiket pesawat di pintu keberangkatan. Laiknya petugas profesional, jarinya terlihat lincah memeriksa tiket pesawat yang dibawa calon penumpang di Terminal 1 Bandara Juanda.

"Senang, bisa bertemu banyak orang," kata siswi SD berusia 12 tahun tersebut.

img_title Tragedi Anak SD di Ngada NTT: Ironi Anggaran Pendidikan dan Cermin Kemiskinan Struktural

Chief of Field Office UNICEF di Pulau Jawa, Arie Rukmantara menuturkan, UNICEF pada Hari Anak Sedunia tahun ini mengusung tema Go Blue atau Kampanye Biru. Karenanya siswa yang dilibatkan dalam kegiatan di Bandara Juanda mengenakan seragam atau aksesori warna biru, senada dengan warna resmi PBB dan UNICEF.

Siswa SD sedang berperan sebagai petugas bandara

Arie menjelaskan, biru merepresentasikan keceriaan, kedamaian, dan ketenangan. "Hari Anak Sedunia adalah hari yang menyenangkan dengan pesan yang serius," ujarnya.

Tahun ini, dia menambahkan, UNICEF mengundang masyarakat untuk menandatangani petisi online global yang meminta para pemimpin untuk berkomitmen memenuhi hak setiap anak sekarang dan untuk generasi mendatang. Salah satu kegiatannya adalah Kids Take Over, di mana anak-anak mencoba melakukan simulasi peran profesi orang dewasa dan sebaliknya.

Orang dewasa pun merasakan dipimpin dan diarahkan oleh anak-anak. Pada Hari Anak Sedunia, semua anak didorong untuk mengungkapkan perasaan dan pendapat tentang apa yang penting bagi mereka, seperti imunisasi, gizi seimbang, pendidikan yang berkualitas dan inklusif, sekolah ramah anak, ruang yang aman untuk belajar dan bermain.  

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut