Viral Kasus Bungkus Membungkus di Twitter, Ada Apa?
Hingga akhirnya, dia meminta bantuan seorang temannya untuk membantunya dalam mengerjakan proyek bungkus membungkus itu. Dijelaskannya, pemilik akun itu, dibungkus selama tiga jam, namun sempat diprotes oleh pelaku lantaran tidak sesuai dengan cara yang diinstruksikannya. Sehingga akhirnya pemilik akun kembali membungkus tubuhnya dengan cara yang seperti diinstruksikan pelaku.
"Beh waktu dibungkus di tengah2 sempet gw mau berhenti, temen gw ditelfon trus disambungin ke gw intine dia ngeyakinin gitu lah. ‘udah sejauh ini, katane sepakat bantu mas’ gitu2 lah yaa udah lanjut ajah. Ini foto2 gw waktu dibungkus dan divideoin dan minta dikirim ke dia. Selain itu, katane video waktu gw dibungkus rada salah harus diulang (dancok!! gendeng)," tulis dia.
Merasa dipermainkan pemilik akun kemudian mengaku marah. Mengingat dia sudah membungkus diri selama tiga jam. Selain itu, dia meminta untuk menyudahi aksi itu lantaran temannya yang juga mengatakan kehausan dan sesak nafas saat wajah temannya dibungkus lakban. Namun hal itu ditolak oleh pelaku.
"Intine gw marah2 di situ, eh dia nangis dong :). Gw matiin ajah telfonnya. Dia nelfon lagi gw tolak telfonnya (gambar di atas).," tulis akun itu.
Sontak unggahan akun @m_fikris ini menuai banyak komentar dari pengguna media sosial twitter lainnya. Ada beberapa netizen yang berkesimpulan bahwa Gilang memiliki fetish. Dan menyebut agar netizen lainnya berhati-hati.
"Having a fetish is fine but manipulating people to be object of your fetish is totally not fine. This is creepy as fuck.Gilang is a monster. Beware of people like him!”
"Gilang ini ga cuma fetish tapi suka gaslighting + sok akrab + sok powerful + berasa paling sopan + ngatur-ngatur + maksa.baca chatnya aja nguras energi.hati-hati semuanya! semoga kita dijauhkan dari orang macam gitu ya," tulis netizen lainnya.
