Ada Kabar Baik Buat Pengangguran dan Pencari Kerja

Ilustrasi PHK.
Sumber :
  • vstory

VoxPop – Saat ini, Indonesia tengah dihadapkan dengan tingginya angka pengangguran muda. Data Badan Pusat Statistik pada Februari 2020, menyatakan tingkat pengangguran terbuka tertinggi datang dari kelompok usia 15-24 tahun sebesar 16,28 persen. Bahkan, angka dari kelompok ini selalu menempati posisi puncak selama 3 tahun terakhir. 

img_title SLIK Kini Jadi Salah Satu Pertimbangan Rekrutmen Pekerja, OJK Wanti-wanti Pencari Kerja Lakukan Ini

Selain itu, tingkat pengangguran muda (kelompok usia 15-24 tahun) Indonesia juga tercatat selalu menempati posisi tertinggi kedua di kawasan Asia Tenggara, sejak dua setengah dekade lalu, setelah Brunei Darussalam

Devy Yheanne, Country Leader of Communications and Public Affairs, PT Johnson & Johnson Indonesia mengatakan generasi muda akan menghadapi tantangan yang lebih berat untuk mendapatkan pekerjaan pasca pandemi COVID-19. Di mana setiap orang harus melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru atau New Normal

img_title Apa Itu Doomjobbing? Fenomena Baru yang Melilit Para Pencari Kerja di Era AI

Baca juga: Baik Fisik Maupun Mental, 5 Zodiak Ini Dikenal Paling Kuat

"Selain dengan pencari kerja pemula lainnya, mereka juga akan berkompetisi dengan para pekerja terdampak pandemi yang juga tengah mencari pekerjaan baru," ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima VoxPop, Senin 31 Agustus 2020. 

img_title 2026 Diprediksi Jadi Tahun Terberat Bagi Para Pencari Kerja, Ini Penyebabnya

Untuk itu, sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi hal ini, PT Johnson & Johnson Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI), menyelenggarakan program edukasi kesiapan kerja eksklusif bertajuk A First Jobbers’ Guide to Job Hunting, yang digelar secara daring, baru-baru ini. 

Program edukasi ini digagas sebagai upaya untuk membekali generasi muda, yang merupakan pencari kerja pemula, dengan beragam keterampilan penting yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.

"Melalui program ini, kami ingin mendorong generasi muda agar dapat memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dalam berkompetisi di pasar kerja untuk memperoleh pekerjaan pertama yang layak, serta dapat membangun karier dalam sebuah perusahaan," tutur dia. 

Baca juga: Segera Sidang, Vanessa Angel ke Anak: Maaf Kalau Asi Enggak Enak

Robert Gardiner, Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, mengatakan program ini membawa pengalaman dan konsep berpikir baru bagi para mahasiswa dan anak muda lulusan SMA/SMK mengenai pekerjaan.

Mengingat, ketidaksesuaian antara keterampilan yang dibutuhkan perusahaan dengan yang dimiliki pencari kerja, menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pengangguran muda. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut