Cara Menulis Daftar Pustaka dari Internet hingga Undang-Undang

Sebuah Rak yang Dipenuhi dengan Berbagai Jenis Buku
Sumber :
  • pixabay.com

VoxPop – Cara menulis daftar pustaka sangat penting untuk diketahui oleh seluruh lapisan masyarakat, seperti dilansir dari library.petra.ac.id, daftar pustaka merupakan sebuah daftar yang memuat seluruh informasi dari sumber kutipan secara jelas dan terperinci, yang disusun secara alfabetis.

img_title Sambut Hari Anak Nasional 2026, Ada Buku Pendamping Psikososial Hadir untuk Menguatkan Anak Pejuang Kanker

Dengan kata lain, daftar pustaka harus ada pada saat mengutip salah satu tulisan atau karya orang lain. Ketika melakukan pengutipan, Anda harus membuat sebuah daftar yang berisi informasi tentang siapa dan topik apa yang sedang di rujuk.

Daftar pustaka juga dinilai sebagai referensi yang memberikan detail informasi kepada pembaca tentang sebuah rujukan sehingga setiap pembaca dapat memberikan pemahaman tentang sumber tersebut.

img_title Lama Mendekam di Penjara, Ferdy Sambo Tiba-tiba Jualan Buku Bertema Religi: Harganya Mulai Rp100 Ribuan

Secara umum, daftar pustaka berada di akhir halaman sebuah karya ilmiah. Dalam membuat karya ilmiah, mau tidak mau Anda harus membuat daftar pustaka. Hal ini sebagai rujukan bahwa penelitian yang dilakukan adalah benar serta memenuhi etika dalam penulisan karya ilmiah. Selain itu, penulisan daftar pustaka juga sebagai penanda bahwa Anda sebagai peneliti menghargai penelitian yang telah dilakukan sebelumnya.

Menuliskan daftar pustaka juga dapat menghindari adanya plagiarisme atau penjiplakan pada karya yang sedang diteliti. Selain itu, Anda juga dianggap dapat menghargai dan mengakui bahwa penelitian tersebut berasal dari keresahan yang dialami serta didukung dengan penelitian sebelumnya.

img_title Potret Senyum Anak-Anak Pedalaman Dapat Ribuan Buku Baru

Lalu, Bagaimana Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar?

Dalam penulisan daftar pustaka, paling tidak harus ada unsur-unsur penting seperti: nama pengarang (susunan terbalik dan tanpa gelar), tahun terbit, judul buku atau karangan, kota terbit, dan nama penerbit. Selain itu, dalam beberapa daftar pustaka juga dapat dimasukan unsur yang lain seperti: edisi/cetakan berapa dan terjemahan siapa.

Penulisan daftar pustaka harus benar-benar sempurna. Oleh karenanya, Anda perlu memerhatikan aturan penulisan daftar pustaka. 

  1. Daftar pustaka ditulis rapat dengan jarak satu spasi.
  2. Setiap pergantian unsur daftar pustaka, jarak direnggangkan 0,5 spasi.
  3. Apabila penulisan daftar pustaka melebihi satu baris, maka baris kedua ditik menjorok lima ketukan atau satu tab komputer.
  4. Apabila dalam sebuah daftar pustaka terdapat lebih dari satu buku atau karangan, maka penulisan nama pengarang cukup sekali, serta urutan penulisannya harus didasarkan pada tahun terbit buku, dari terbitan lama ke baru. 
  5. Daftar pustaka disusun secara alfabetis tanpa diberi nomor. 
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut