Kisah Mualaf Rusia, Dari Atheis, Dihujat Haram Hingga Nyaris Tewas

Ilustrasi wanita muslim/wanita berhijab.
Sumber :
  • Freepik/rawpixel.com

Lebih dalam, ia merasa bahwa pada dasarnya Tuhan memang ada namun belum memahaminya dengan benar. Hingga suatu hari, ia duduk di bar dan mendengar sekelompok orang membicarakan soal agama Islam. Penjelasan soal agama itu pun dilontarkan oleh pria muslim yang juga bernama Islam.

img_title Menjanda 2 Kali, Larissa Chou Kepikiran Balik ke Agama Kristen?

"Di titik itu aku masih berpikir Islam adalah agama di Timur Tengah di mana orang-orang teroris gila berasal. Pembicaraan itu ada di kepalaku terus menerus," imbuhnya.

Menjadi mualaf

img_title Cuek Status Mualafnya Diragukan Netizen, Richard Lee: Yang Penting Allah Tahu!

Lantaran pembicaraan sekelompok orang itu kerap membayanginya, ia pun melakukan pencarian soal Islam dan menemukan kitab Al-Quran. Hatinya pun tertarik untuk membacakan dan yang pertama dibaca adalah surat Al Baqarah bab kedua.

Banyak pesan yang disampaikan, di mana surat tersebut membimbing manusia untuk percaya pada hal yang ghaib dan sejarah Nabi. Di satu titik, ia berhenti membaca dan merasa bahwa inilah yang ia cari. Ia mulai menangis dan gemetar.

img_title Sempat Lama Tak Terdengar Kabar, Chris John Kini Jadi Bahan Perbincangan Netizen Gegara Isu Masuk Islam

"Aku tidak membaca setelahnya. Jadi aku belum memahami konsep Islam. Aku baru baca halaman pertama dan itu seperti ada cahaya bola lampu di otakku," kenangnya.

Tak lama, ia pun melakukan pencarian akan cara seseorang untuk menjadi muslim. Tertulis bahwa harus mengatakan dua kalimat syahadat dan tanpa sadar, mualaf ini pun membacanya.

"Aku merasa ini yang aku cari dan inilah yang sebelumnya luput. Begitulah aku menjadi muslim, tanpa sadar," bebernya.

Rintangan Awal

Usai menjadi muslim, mualaf ini merasa kebingungan untuk shalat dan ibadah lain lantaran tak ada yang membimbing. Namun hal pertama yang terlintas adalah membulatkan tekad untuk memberitahu keluarga. Rupanya, ia malah diusir dan hidup sebagai tunawisma.

"Dan mereka usir aku. Mereka mengatakan, jika kau Kristen boleh tinggal di rumah jika ingin jadi muslim maka keluar. Akupun pergi dan aku seperti jadi tunawisma. Aku tinggal di rumah teman," jelasnya.

Hingga beberapa bulan, ia bertemu seorang pria muslim dan jatuh cinta. Keduanya setuju untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Awalnya, pernikahannya terasa indah. Namun, karena minim pengetahuan soal Islam membuatnya harus menghadapi rintangan lain. Mualaf Rusia ini dihujani hujatan akan banyak hal haram.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut