Beberapa Fakta Geisha Jepang

Geisha
Sumber :

VoxPop – Geisha adalah salah satu yang paling terkenal dan sebenarnya, makhluk tradisional tertua di Jepang. Dengan wajah seperti boneka yang dilukis dengan sempurna, bibir merah kemerah-merahan, dan kimono mereka yang luar biasa, mereka terbukti menjadi simbol utama budaya, keanggunan.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Geisha merupakan ikon budaya Jepang. Sosok Geisha menampilkan gambaran perempuan yang pandai dalam seni rupa, menari, menyanyi, memainkan alat musik shamisen, memiliki tata krama makan, dan tutur kata yang lembut.

Profesi mereka, yang sering disalahartikan, adalah salah satu yang tertua yang berjalan di Jepang. Ini juga sama misteriusnya. Tidak peduli seberapa keras Anda mencoba, Anda tidak akan pernah bisa benar-benar mengungkap rahasia terdalam dunia geisha.

img_title Membandingkan Game RPG Jepang dan Barat, Dua Filosofi Desain yang Membentuk Industri Game Selama Puluhan Tahun

Berikut beberapa fakta Geisha, seperti dikutip dari OhFact, sebagai berikut:

1. Gadis-gadis Penghibur

img_title Jepang Turunkan Pemain Bintang di Asian Games 2026, Timnas Voli Putri Indonesia Wajib Waspada

Kehidupan gelap Geisha.

Photo :
  • U-Report

Geisha sama dengan geiko atau geigi. Mereka dikaitkan dengan 'gei' yang berarti hiburan yang merupakan satu-satunya tujuan profesi mereka. Ini menuntut beberapa kemampuan dan konsep. Ketiganya juga berbeda dalam fakta bahwa 'sha' berarti seseorang, 'ko' , sedangkan 'gi' berarti seseorang yang membantu di sebuah pesta musik atau nyanyian klasik Jepang.

2. Geisha Pria Ada Sebelumnya

eitaro, pria geisha

Photo :
  • dailymail.co.uk

Itu di era Edo Jepang ketika geisha disebut houkan dan geiko untuk seorang wanita. Pekerjaan houkan adalah menghibur orang melalui keahliannya dan dengan membantu geiko dan maiko. Begitu era Meiji tiba, istilah geisha berdiri khusus untuk wanita.

3. Nama-nama Trainee

Maiko juga seorang geisha yang bertanggung jawab untuk menghibur para tamu dengan keterampilan mereka dalam tarian tradisional Jepang, ohayashi. Mereka selanjutnya berlatih dalam tarian dan musik untuk menjadi geisha.

4. Mengenakan Oshiroi

Oshiroi adalah bedak putih yang melambangkan tampilan geisha. Ini digunakan untuk menutupi wajah seorang geisha termasuk lehernya. Sebelumnya, salah satu bahannya adalah timbal, yang berbahaya bagi kesehatan dan karenanya dihentikan.

Ini dihentikan setelah seorang geiko bertambah tua. Tampilan sang entertainer dituntaskan dengan menggunakan eyeliner hitam, eye shadow merah, dan lipstik merah.

5. Kustom Gigi Hitam

Gigi hitam dan dagu di tato.

Photo :
  • U-Report

Adat gigi hitam sebenarnya merupakan tren yang tidak hanya dimiliki oleh para geisha, tetapi juga digunakan oleh wanita pada umumnya. Itu disebut sebagai ohaguro. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut