Pakar: Ini Tips Mudik Sehat dan Anti Lelah

Ilustrasi aktivitas saat mudik.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan

VoxPop – Mudik sudah menjadi budaya bagi masyarakat kita khususnya menjelang lebaran ini. Mudik kali ini berbeda karena ini adalah mudik pertama yang sudah diperbolehkan pemerintah setelah 2 tahun pandemi.

img_title 2 Destinasi Favorit di Resort World Sentosa Singapura, Bisa Dicoba!

Dalam 2 tahun terakhir pemerintah tidak menganjurkan masyarakat untuk mudik dan tidak memberikan libur bersama. 

Berbeda dengan tahun ini, pemerintah memberikan libur bersama, sehingga memungkinkan masyarakat mudik. Bahkan Presiden sudah memprediksi, berdasarkan survei kementerian perhubungan, jutaan kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang akan melakukan perjalanan mudik. 

img_title Daftar 7 Kuliner Khas Medan yang Bikin Susah Move On

Pemerintah juga menganjurkan karena potensi kemacetan yang luar biasa, untuk sebagian masyarakat melakukan mudik lebih awal. Bahkan informasi terakhir, sejak 1 minggu sebelum lebaran sudah terjadi kemacetan pada berbagai ruas jalan khususnya di Pulau Jawa. 

Tujuan dari mudik sendiri adalah bersilaturahmi bertemu keluarga besar dan kawan lama yang telah lama tidak berjumpa. Oleh karena itu perjalanan mudik harus dipersiapkan dengan baik agar saat ditempat tujuan kita tetap dalam keadaan sehat. 

img_title BRI Kartu Kredit Tebar Promo Tiket KA dan Whoosh di Traveloka hingga 50 Persen

“Pengalaman pribadi saya selama mudik dengan kemacetan yang luar biasa. Sebenarnya dengan persiapan yang baik, mudik bisa lebih menyenangkan walau dengan kemacetan. Kelelahan merupakan kondisi yang umum terjadi jika kita melakukan perjalanan darat yang panjang dan lama,” kata akademisi dan praktisi klinis yang juga Dekan FKUI,  Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dalam keterangannya. 

Lebih lanjut diungkap Prof Ari, kelelahan berhubungan dengan penurunan daya tahan tubuh dan akhirnya membuat tubuh kita mudah terinfeksi oleh kuman atau virus terutama bakteri dan virus penyebab penyakit infeksi saluran cerna (diare) dan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (flu, batuk pilek dan sakit tenggorokan). 

“Saya mengingatkan bahwa saat ini masih Pandemi COVID-19, orang yang terinfeksi dengan COVID-19 masih ada di sekitar kita walaupun kasusnya sudah berkurang, kondisi daya tahan tubuh menurun meningkatkan potensi kita tertular terinfeksi oleh virus SARS-COV-2,” tutur dia lebih lanjut. 

Makan sayur dan buah 

sayur dan buah

Photo :
  • Pixabay/ carlosfs05

Prof Ari juga memberikan tips mudik yang aman, nyaman dan sehat yang terkadang diabaikan pemudik. Beberapa tips tersebut di antaranya usahakan tidur minimal 6 jam, tetap makan sayur dan buah-buaya , tetap olah raga, dan sebisa mungkin memghindari kerumunan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut