Kemenhub Sebut Inisiatif Sektor Transportasi Publik Indonesia Berhasil Raih Pengakuan Internasional

Arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perhubungan, dinilai berhasil menyelenggarakan Program Angkutan Lebaran 2026 dengan menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, andal, dan terjangkau bagi masyarakat selama periode arus mudik dan balik Idul Fitri.

img_title Perkuat Kemitraan, Indonesia dan Eropa Dorong Pengembangan Transportasi Berkelanjutan

Atas penilaian tersebut, Kementerian Perhubungan berhasil meraih penghargaan 'Indonesia Public Sector Initiative of the Year – Transportation', pada ajang GovMedia Conference & Awards 2026, yang digelar di Singapura pada Kamis, 9 Juli 2026.

Mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Darat saat menerima penghargaan, Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub, Rudi Irawan menyatakan, penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan transformasi konektivitas Indonesia.

img_title Realisasi Serapan Stimulus Sektor Transportasi di Libur Sekolah 2026 Berjalan Optimal, Simak Datanya

"Yang diwujdkan melalui sistem transportasi yang semakin aman, selamat, dan terintegrasi di seluruh penjuru negeri," kata Rudi dalam keterangannya, Jumat, 10 Juli 2026.

Direktur Lalu Lintas Jalan Kemenhub, Rudi Irawan

Photo :
  • [Istimewa]
img_title Bangun Budaya Keselamatan Transportasi, Kemenhub Geber Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap

Dia menyebut, Program Angkutan Lebaran 2026 merupakan inisiatif nasional yang dirancang untuk mengelola mobilitas masyarakat Indonesia, dalam skala besar pada masa Lebaran. Setiap tahunnya, periode tersebut menjadi tantangan tersendiri karena tingginya volume perjalanan, yang berpotensi menimbulkan kepadatan serta meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas.

Melalui sinergi dengan berbagai Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, serta Korlantas Polri, Kemenhub berhasil mengelola jutaan perjalanan masyarakat dalam kurun waktu lebih dari dua minggu.

Kolaborasi tersebut antara lain diwujudkan melalui penerapan manajemen dan rekayasa lalu lintas secara dinamis sesuai dengan kondisi di lapangan, sehingga arus perjalanan masyarakat dapat berlangsung lebih aman, lancar, dan terkendali.

Berbagai kebijakan strategis turut diterapkan dalam Program Angkutan Lebaran 2026. Antara lain yakni penyelenggaraan program mudik gratis menggunakan bus, angkutan sepeda motor gratis dengan truk dan kereta api, penyediaan tiket kapal laut gratis, penerapan manajemen lalu lintas di jalan tol dan lintasan penyeberangan.

"Untuk mengurangi kepadatan, serta pemberian potongan tarif pada berbagai moda transportasi guna meningkatkan keterjangkauan layanan bagi masyarakat," ujar Rudi.

Program angkutan sepeda motor gratis melalui kereta api pun memungkinkan masyarakat mengirimkan sepeda motornya menggunakan kereta api, dan melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum. Inisiatif ini berhasil mengangkut ribuan sepeda motor ke berbagai provinsi sehingga mampu mengurangi penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut