Mengapa Gaun Pengantin Berwarna Putih? Begini Asal-usulnya

Ilustrasi gaun pengantin
Sumber :
  • Pixabay/Shutterbug75

VoxPop Lifestyle – Gaun pengantin menjadi salah satu gaun terpenting bagi wanita di seluruh dunia yang akan menikah. Hal itu dikarenakan mereka semua ingin tampil cantik di hari pernikahan mereka dengan mengenakan gaun pengantin yang umumnya berwarna putih.

img_title Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Capai Rp 16 Juta, Purbaya: Kegedean, Kita Enggak Setuju!

Perancang busana dari seluruh dunia telah menciptakan desain yang paling menakjubkan untuk menyenangkan pengantin dengan gaya serta selera mereka yang bervariasi. 

Namun tahukah kamu dari mana asalnya tradisi gaun pengantin putih atau mengapa gaun pengantin harus berwarna putih? Secara tradisional, pernikahan dan pengantin selalu dikaitkan dengan warna putih. Setelah beberapa penelitian dan kembali ke sejarah, ditemukan beberapa fakta yang sangat menarik untuk dibagikan mengenai asal-usul gaun pengantin. 

img_title Lamine Yamal Diduga Diam-Diam Menikahi Sang Kekasih Ines Garcia Santos

Bagaimana asal-usul sebenarnya dari gaun pengantin berwarna putih? Melansir dari Arabia Weddings dan sumber lainnya, scroll ke bawah untuk simak selengkapnya. 

Asal-usul Gaun Pengantin Putih

img_title Pemerintah Jamin Kopdes Merah Putih Tak Bakal Mematikan UMKM dan Warung Masyarakat

Gaun pengantin yang indah.

Photo :
  • U-Report

Jika kembali ke abad pertengahan di mana para pengantin wanita yang menikah mengenakan gaun pengantin (tidak harus berwarna putih), diharapkan tampil dan mengenakan gaun terbaik untuk mewakili status keluarga mereka,

Jadi pengantin wanita diharapkan memakai kain mahal, seperti beludru dan bulu, apalagi jika dia berasal dari keluarga kaya. Meskipun pengantin wanita memilih warna putih untuk melambangkan kesucian jiwa, warna putih baru populer pada sekitar tahun 1840-an.

Mendiang Ratu Victoria dari Inggris

Photo :
  • wikimedia commons/collectionscanada/npg.org

Warna putih tidak dipilih sebagai gaun pengantin sampai Ratu Victoria mengenakan gaun putih ketika dia menikah dengan Albert dari Saxe-Coburg. Pada masa itu, putih melambangkan kekayaan dan biru melambangkan kesucian. 

Tetapi Ratu Victoria melanggar tradisi tersebut dengan mengenakan gaun putih pada hari pernikahannya. Victoria juga pengantin kerajaan pertama yang memiliki pengiring pengantin yang membawa keretanya.

Setelah Ratu Victoria mengenakan gaun berwarna putih dalam pernikahannya, banyak pengantin lain yang juga melihat gaun pengantinnya untuk mencari inspirasi dan menginginkan gaun serupa.

Saat ini gaun pengantin putih menjadi tradisi umum di dunia barat dan menyebar ke negara lainnya termasuk Indonesia. Sebelum dipopulerkan oleh Ratu Victoria, gaun putih juga berasal dari Anne of Brittany pada kesempatan pernikahannya dengan Louis XII dari Prancis pada tahun 1499. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut