Rahasia Tenang Saat Puasa: Ini Menu Berbuka Puasa Rekomendasi Dokter Zaidul Akbar
- Instagram: dr.zaidulakbar.resep
JAKARTA – Tak lama lagi, Bulan Ramadhan datang. Umat muslim di seluruh dunia diwajibkan untuk berpuasa. Berbicara mengenai puasa Ramadhan, tidak lepas kaitannya dengan menu makanan untuk berbuka dan santap sahur. Bahkan, identik juga dengan kegiatan ngabuburit.
Ngabuburit sendiri sering dilakukan masyarakat dengan menyisir sejumlah jalanan di dekat rumah mereka dan mencari jajanan berbuka puasa atau disebut takjil. Beberapa jenis takjil yang selalu jadi incaran masyarakat antara lain es buah, sop buah, bubur candil, gorengan dan sebagainya.
Namun perlu diingat konsumsi makanan yang salah bisa berujung kurang baik. Padahal puasa sendiri diketahui memberikan manfaaat kesehatan yang luar biasa bagi mereka yang menjalankannya.
Lantas seperti apa menu berbuka puasa yang baik dan menyehatkan? Terkait hal itu, herbalist yang juga pendakwah dr. Zaidul Akbar angkat bicara, dijelaskannya ada baiknya masyarakat mencontoh nabi Muhammad SAW ketika berbuka puasa.
Dijelaskannya, nabi Muhammad selalu berbuka puasa dengan menggunakan kurma basah atau ruthob.
“Pertama dalam hadist Nabi Muhammad berbuka dengan ruthob, ruthob itu kurma basah. Kenapa kurma basah? Kurma basah itu kandungan air kandungan masih tinggi,” kata dr. Zaidul Akbar dikutip dari tayangan YouTube dr. Zaidul Akbar Official.
Lebih lanjut dijelaskannya, yang paling utama ketika mengonsumsi kurma basah ketika berbuka puasa adalah kurma basah dapat mengisi tenaga lebih cepat. Mengingat kandungan gula dalam kurma basah yang mudah diserap oleh tubuh.
“Tapi paling penting kandungan gulanya jenis gula yang tecepat diserap tubuh kita. Dengan konsumsi kurma dapatkan dua benefit sekaligus, airnya dapat dan gulanya dapat dan itu langsung memberikan tenaga untuk tubuh kita,” katanya.
Selain itu, dijelaskannya bahwa kurma juga mengandung kalium, dan kalsium yang tinggi. Kandungan kalium dan kalsium pada kurma dapat memberikan ketenangan bagi mereka yang memakannya.
“Jadi produk pangan yang mengandung kalium, kalsium, mineral dan alkali berikan ketenangan. Itu pedoman di situ, kalau kita mau mengambil berbuka nabi di situ,” jelasnya.
Namun kata dr. Zaidul Akbar jika tidak ada kurma basah nabi Muhammad berbuka puasa dengan kurma kering dan dilanjutkan dengan konsumsi air putih. Tetapi katanya, jika tidak ada kurma masyarakat bisa mengonsumsi buah-buahan yang mengandung gula tinggi seperti nanas dan anggur untuk berbuka puasa.
