Pemuda Ini Bertekad Kembangkan Usaha Produksi Gamelan Peninggalan Ayah Angkatnya

Pendiri Pengrajin Gamelan Berkah Bopo Lilik Dwi Fajar Riyanto (kaos oranye) saat serah terima gamelan yang dibeli oleh customernya.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)

Boyolali,  VoxPop – Gamelan merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari berbagai instrumen seperti gong, kenong, kendang, bonang dan masih banyak lagi. Gamelan juga merupakan salah satu budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

img_title Pertarungan Sengit 2 Jam 45 Menit, Isaac Becroft Sabet Gelar Juara M-15 Bali

Untuk tetap melestarikan dan menjaga kepunahan, tak sedikit pengrajin gamelan yang masih berusaha memproduksi alat musik tradisional ini. Di beberapa daerah, seperti Bali, mempunyai pusat pengrajin gamelan di Kabupaten Klungkung.

Tak hanya Bali, akan tetapi Provinsi Jawa Tengah juga memyimpan kekayaan musik tradisional gamelan. Misalnya Pengrajin Gamelan Berkah Bopo yang ada di Kabupaten Boyolali.

img_title Kawal Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan, KemenHAM Dorong Penyelesaian Konflik Berbasis Prinsip HAM

Usaha yang bergerak di bidang alat musik tradisional Pengrajin Gamelan Berkah Bopo ini berdiri sejak 2018 yang didirikan oleh seorang pemuda berbakat asal Banyudono, Kabupaten Boyolali Lilik Dwi Fajar Riyanto.

Berawal dari pengalaman dan ilmu membuat gamelan dengan ayah angkatnya sejak 2008 Fajar berusaha untuk terus bangkit mengembangkan usaha ayah angkatnya yang telah meninggal dunia.

img_title Polisi Bongkar Dugaan Tempat Asusila Berkedok Spa di Seminyak Bali

"Anak-anak kandung ayah tidak ada yang berbakat meneruskan usaha beliau. Jadi saya dan karyawan ayah bertekad untuk mendirikan usaha Pengrajin Gamelan Berkah Bopo," kata Fajar, Rabu, 13 Oktober 2024.

Menurutnya sekalipun ayah angkatnya telah meninggal,  akan tetapi alat musik gamelan miliknya masih tetap di cari oleh pelanggan karena mempunyai keunggulan tersendiri.

"Masih banyak customer yang mencari produk gamelan produksi ayah yang telah meninggal. Saya pribadi berpikiran tidak ada salahnya untuk mendirikan usaha pembuatan gamelan," jelasnya.

'Motivasinya adalah supaya alat musik tradisional gamelan yang merupakan salah satu budaya asli indonesia tidak punah," imbuhnya.

Untuk merealisasi ide tersebut, Fajar menggunakan tabungannya untuk belanja bahan dasar pembuatan gamelan seadanya. Selama berjalan 6 tahun belum ada bantuan modal dari perbankan.

Fajar mengalami kesulitan pada saat masa pandemi, berbagai cara inovasi dilakukan untuk tetap bertahan di era pandemi. Salah satunya membuat pasar online dan lebih gencar dalam menggunakan media sosial untuk mempromosikan hasil karyanya.

Pada tahun 2021 Fajar menerima penghargaan dari Astra Awards Tingkat provinsi Jawa Tengah bidang Kewirausahaan.

Saat ini, usaha yang digeluti Fajar dengan kegigihanya, mampu  memproduksi berbagai gamelan antara lain, gamelan Bali, gamelan Sunda, wayang dan alat musik lainya

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut