Apa Artinya Kejatuhan Cicak di Kepala? Pertanda Ini yang Perlu Kamu Tahu!
- Pexels.com
Hilangnya Kebahagiaan atau Kesenangan
Dalam Primbon Praktis karya Mama Flo, disebutkan bahwa kejatuhan cicak bisa berarti seseorang akan kehilangan kebahagiaan atau kesenangan dalam hidupnya. Terutama bagi pria yang sudah menikah, ini dianggap sebagai pertanda akan datangnya masalah, misalnya dalam hubungan rumah tangga. Tanda ini seringkali dihubungkan dengan potensi rasa malu atau kesulitan dalam kehidupan pernikahan, terutama jika melibatkan pihak ketiga. Namun, sekali lagi, interpretasi ini lebih bersifat mitos daripada fakta yang bisa dibuktikan.
Kejatuhan Cicak Menurut Pandangan Islam
Dalam Islam, tidak ada dalil atau hadits yang mengaitkan kejatuhan cicak dengan pertanda buruk. Menurut buku Islam dan Kebidanan karya Mokhammad Rokhma Rozikin, mempercayai kejatuhan cicak sebagai pertanda buruk termasuk dalam tathayyur atau thiyarah, yakni menganggap hal-hal tertentu membawa sial. Tathayyur dianggap sebagai syirik kecil, dan hukumnya haram dalam Islam. Nabi Muhammad SAW menekankan bahwa kepercayaan semacam ini sebaiknya dihindari, karena dapat mengurangi kesempurnaan tauhid.
Mengapa Cicak Justru Dianjurkan untuk Dibunuh dalam Islam?
Sebaliknya, dalam Islam, cicak justru disarankan untuk dibunuh karena diyakini dapat mendatangkan penyakit. Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim menyebutkan bahwa membunuh cicak bisa mendatangkan pahala, bahkan dalam sekali pukul. Imam An-Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan bahwa cicak atau tokek adalah hewan yang dianggap mengganggu dan bisa menyebarkan penyakit. Oleh karena itu, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk membunuh cicak sebagai salah satu tindakan pencegahan kesehatan.
Doa yang Dianjurkan Ketika Mengalami Kejatuhan Cicak
Jika kamu merasa khawatir atau tidak nyaman setelah kejatuhan cicak, Islam menganjurkan untuk membaca doa dan bertawakal kepada Allah. Dalam kitab Marasil oleh Imam Abu Daud, disebutkan bahwa jika seseorang merasa sial karena suatu kejadian, ia dapat mengucapkan doa berikut:
أَناَ عَبْدُ اللهِ مَاشَاءَ اللهُ لاَقُوَّةَ الاّ باللهِ لَايَأْتِى بِالْحَسَنَاتِ الاّ اللهُ وَلَا يُذْهِبُ السَّيِّئَاتِ اِلاَّ اللهُ أَشْهَدُ أَنَّ اللهَ عَلىَ كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Artinya: Aku hamba Allah, segala sesuatu atas kehendak Allah, tiada kekuatan melainkan dari Allah, tidak ada yang mendatangkan kebaikan kecuali Allah, dan tidak ada yang menghilangkan keburukan kecuali Allah. Aku bersaksi bahwasanya Allah Maha Mampu atas segala sesuatu."
