Kisah Hana Merlian, Teman Tuli yang Menginspirasi

Hana Merlian
Sumber :
  • McDonald's

“Awalnya sulit, bungkusnya berantakan. Tapi dalam seminggu saya bisa melakukannya. Sekarang saya juga sudah bisa memasak nasi yang pas, tidak terlalu keras atau lembek. Saya juga belajar menyiapkan pesanan, menghafal produk, antar makanan ke pelanggan, dan memastikan kebersihan area lobby. Dari semua itu saya belajar, kita bisa melakukan apapun, asal mau membuka diri,” kenangnya sambil tersenyum.

img_title Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga

Sebagai teman tuli, Hana tentu menghadapi tantangan tersendiri, terutama dalam memahami instruksi verbal yang membutuhkan penjelasan detail. Namun, di Mekdi ia merasa tidak berjalan sendiri. Rekan-rekan kerjanya menunjukkan kepedulian dan kesabaran luar biasa, mereka juga membimbing dan membuatnya merasa dilihat serta dihargai.  Di sinilah, kata Hana, ia merasa diterima, dipahami—bukan hanya sebagai karyawan, tapi sebagai manusia seutuhnya. 

Bagi Hana, Hari Kartini bukan hanya tentang emansipasi, melainkan tentang kesempatan. Kesempatan bagi perempuan, termasuk yang memiliki disabilitas, bisa berdiri sejajar dan berdaya. Ia percaya bahwa perempuan bisa, bukan hanya untuk mandiri, tetapi juga untuk menjadi agen perubahan.  "Perempuan itu bisa. Bisa mandiri, bisa berkarya, bisa bantu keluarga dan lingkungan—asal terus semangat,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

img_title Tularkan Semangat Kartini, PLN Perkuat Kontribusi Perempuan Lewat Srikandi Movement

Kisah Hana adalah salah satu dari banyak cerita yang tumbuh di lingkungan kerja inklusif McDonald’s Indonesia. Komitmen terhadap kesetaraan telah diwujudkan sejak 1995 dengan membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui program special crew bagi putra/putri daerah tempat restoran beroperasi.  

Kini, lebih dari 130 teman tuli telah bergabung sebagai special crew, menjalankan berbagai peran penting dalam operasional restoran. Mereka tidak hanya dilibatkan, tapi juga diberdayakan, dibekali pelatihan sesuai minat dan kemampuan—mulai dari menjadi barista, spesialis ayam McD, hingga layanan pelanggan.

img_title Gen Z Takut Jadi Ibu? Gerakan Ini Siap Hapus 'Overthinking' saat Hamil

Yulianti Hadena, HR & GS Director PT Rekso Nasional Food menyampaikan, “Selama lebih dari 30 tahun menemani keluarga Indonesia, McDonald’s Indonesia tidak hanya menyajikan hidangan lezat dan berkualitas, tetapi juga menjunjung tinggi nilai inklusi, baik bagi karyawan maupun pelanggan. Kami ingin menciptakan ruang inklusif yang membuat setiap individu merasa diterima, dilihat dan didengar agar bisa menjadi versi terbaik bagi diri mereka sendiri.”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut