Kisah Hana Merlian, Teman Tuli yang Menginspirasi
- McDonald's
Di McDonald’s Indonesia, manajer restoran juga memiliki peran penting sebagai pembimbing dan penghubung antara tim operasional dan special crew. Mereka dilatih untuk menjadi mentor yang peka dan suportif, memastikan suasana kerja tetap inklusif, memberikan arahan yang jelas, dan menyemangati tim untuk bekerja sama tanpa diskriminasi. Sementara itu, rekan kerja berperan sebagai support system yang saling menguatkan, tidak hanya membantu dalam pekerjaan teknis, tetapi juga menciptakan rasa aman dan kekeluargaan yang sangat penting bagi kenyamanan kerja special crew. Budaya kerja yang ramah tanpa diskriminasi menjadi fondasi yang mendorong kepercayaan diri dan perkembangan setiap individu di dalamnya.
Komitmen ini juga meluas ke pemberdayaan perempuan. McDonald’s Indonesia percaya bahwa perempuan—termasuk mereka yang datang dari latar belakang beragam dan memiliki disabilitas—punya potensi besar untuk berkarya, memimpin, berinovasi, dan menciptakan perubahan.
“Kami ingin terus menghadirkan lingkungan kerja yang aman, setara, dan inklusif. Karena bagi kami, itu bukan sekedar idealisme melainkan keharusan,” tutup Yulianti.
