Berkaca Kasus Paula Verhoeven, Bolehkah Curhat dengan Bukan Mahram? Begini Kata Buya Yahya

Paula Verhoeven
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Aiz Budhi

Jakarta, VoxPop – Paula Verhoeven akhirnya angkat bicara mengenai kondisi rumah tangganya dahulu dengan Baim Wong, termasuk soal tudingan berselingkuh. Sebelumnya, dalam putusan sidang cerai keduanya disebut bahwa Paula terbukti berselingkuh dengan teman Baim Wong. 

img_title Tak Ada Keberkahan dalam Tipu Daya, Buya Yahya Ingatkan Bahaya Besar Mencari Rezeki Hasil Menipu

Terkait dengan tudingan selingkuh tersebut, Paula menepisnya. Ibu dua anak itu mengatakan, dia hanya ngobrol dan curhat dengan teman Baim tersebut. Scroll untuk informasi selengkapnya, yuk!

“Kita ngobrol, curhat, biasa aja karena beliau (Baim Wong) pun melakukan hal seperti itu. Dan di sini adalah teman, sahabat beliau yang sudah 25 tahun dan yang mengizinkan masuk ke rumah tersebut pun beliau," kata Paula di YouTube Deddy Corbuzier.

img_title Waktu Subuh Sebentar Lagi Tiba, Masih Bolehkah Melakukan Shalat Tahajud? Begini Anjuran Buya Yahya

Lantas bagaimana pandangan ulama mengenai wanita yang curhat dengan lawan jenis? Bagaimana juga hukumnya dalam Islam?

Prof. KH.Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya

Photo :
  • Istimewa
img_title Buya Yahya Ungkap 3 Cara Allah Menjawab Doamu, Ternyata Tak Selalu Sesuai yang Diminta

Pendakwah Buya Yahya menjelaskan, curhat sendiri bisa dilakukan jika sudah tidak bisa diselesaikan berdua dengan suami.

"Jangan buru-buru keluar, di dalam dulu diselesaikan. Kalau ke luar pun dipilih siapa yang harus saya curhati, yang adil. Bukan memihak padanya," kata Buya Yahya di YouTube Al-Bahjah TV, dikutip Rabu 23 April 2025.

Menurut Buya, jika ingin curhat dengan orang lain, pilihlah orang yang sekiranya bisa menyelesaikan masalah. Buya Yahya juga menyebut bahwa boleh curhat dengan lawan jenis, namun harus tahu adab dan tata krama.

"Tapi kalau curhat hanya untuk mencari kelegaan hati itu mencari penyakit. Mohon maaf kalaupun yang Anda curhati adalah orang berjubah lebih besar dari saya tetap laki-laki. Laki-laki itu pengen selalu jadi sok pahlawan, kalau ada orang curhat langsung nasihati. Udah mulai kalimatnya 'adik yang baik hati, yang tersayang' sudah mulai iblisnya masuk,” jelasnya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa curhat termasuk dengan lawan jenis sendiri wajar. Namun yang tak wajar jika curhat tersebut berjalan dalam kurun waktu yang lama.

"Curhat wajar, selesai ya selesai. Dua tahun (curhat) apa? Iblis itu yang kasih bisikan macam-macam. Menyelesaikan masalah 2 tahun itu artinya dia tidak bisa menyelesaikan masalah. Apalagi kalau setiap malam, kalau laki-laki komunikasi sebulan sekali yang baik yang bijak 'hei adikku yang baik kau harus baik dengan suamimu' gini gini. Pokoknya ciri khasnya adalah dia jujur akan semakin mendekatkan engkau dengan pasanganmu," tuturnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut