Cegah Diare, Sampah di Palu Mulai Ditangani

Sejumlah relawan membakar sampah pascagempa dan tsunami Palu di Pantai Talise, Palu, Sulawesi Tengah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

VoxPop – Penyebaran penyakit yang muncul dari lingkungan bisa terjadi kapan saja, terutama pada wilayah yang terdapat penumpukan sampah di tempat pengungsian korban gempa seperti di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Untuk mengantisipasinya, Kementerian Kesehatan segera mengangkut sampah yang menumpuk di lokasi pengungsian.

img_title Pramono Bantah Lahan 100 Hektare di Banten Buat Buang Sampah Jakarta

Kegiatan itu dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu. Sebanyak 36 mobil sampah yang digunakan untuk mengangkut sampah.

Dikutip dari siaran pers Kemenkes RI, Sampah yang menumpuk di pengungsian harus segera diangkut mengingat banyaknya perindukkan lalat apabila tidak segera ditangani. Dampaknya, akan menjadi salah satu faktor risiko terjadinya peningkatan kasus diare.

img_title Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas dalam Setahun

Tindakan lainnya adalah dengan meletakkan tempat pembuangan sampah sementara dalam bentuk bak-bak penampungan sampah sebelum diangkut oleh truk untuk dibawa ke tempat pembuangan sampah akhir. Sejak beberapa hari lalu, mobil sampah sudah dioperasikan ke lokasi pengungsian di Petobo dan Balaroa yang populasi lalatnya sudah cukup padat terutama di sekitar dapur umum.

Kemudian di pengungsian Kelurahan Duyu, penanganan sampah telah dilakukan dengan cara dibakar. Selain itu, telah disediakan 6 toilet dari Kementerian PUPR dan akan ditambah lagi 10 toilet.

img_title Jadi Solusi Sampah Jabar dan Pembangkit Listrik 40 MW, Pembangunan TPPAS Legoknangka Dimulai

Untuk mengatasi peluberan limbah toilet, lurah setempat diminta untuk menambah lubang serapan yang cukup luas. Demikian pula untuk rencana pemasangan toilet yang baru agar ditambah dengan lubang resapan yang cukup luas agar tidak terjadi peluberan dari septictank atau septictank buntu karena penuh.

Untuk pencegahan diare yang dikhawatirkan telah menyebar ke pengungsi, tim Kesehatan Lingkungan telah berkoordinasi dengan tim Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kemenkes untuk mendapatkan data kasus diare. Selanjutnya, berdasarkan data tersebut, apabila ditemukan kasus diare, langsung dilakukan intervensi berupa pengobatan dan intervensi dari segi lingkungannya.(tp)

Ilustrasi mayat

Heboh! Karung yang Dikira Sampah di Depok Ternyata Berisi Mayat Tanpa Kaki

Penemuan sebuah karung yang semula dikira berisi sampah menggegerkan warga di kawasan Pancoran Mas, Kota Depok, Jabar. Di dalam karung tersebut ditemukan sesosok jasad.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut