Bedanya Influenza dan Selesma, dari Gejala hingga Potensi Komplikasi

Ilustrasi influenza/flu/bersin/pilek.
Sumber :
  • Freepik/freepik

VoxPop – Kebanyakan orang menganggap influenza dan pilek adalah dua penyakit yang sama. Padahal, keduanya sama sekali berbeda. Pilek yang kebanyakan kita derita disebut selesma.

img_title Keluarga Hebat Butuh Benteng Sehat, Vaksin Influenza Bisa Jadi Langkah Tepat!

Sedangkan influenza adalah penyakit saluran napas akut yang mudah menular dan virusnya telah menyebar hingga ke seluruh penjuru dunia. Sayangnya, influenza kerap dianggap sebagai penyakit ringan, padahal influenza dapat menyebabkan berbagai komplikasi hingga menyebabkan kematian.

Gejala influenza dan selesma pun berbeda. Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SPPD, K-AI, FINASIM., turut menjelaskan perbedaan antara influenza dengan selesma.

img_title Kelompok Ini Paling Rentan Dengan Komplikasi Flu, Jangan Anggap Sepele Gejalanya!

"Dilihat dari gejalanya, pada selesma jarang mengalami demam. Sedangkan influenza, bisa tiba-tiba demam, seringkali demam tinggi yang berakhir dalam 3-4 hari. Selain itu, selesma jarang sakit kepala, sedangkan influenza sering mengalami sakit kepala," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Perbedaan lainnya, pada selesma nyeri dan pegal berlangsung ringan, sedangkan pada influenza nyeri dan pegal biasa terjadi, bahkan sering merasa sakit. Gejala lain, yaitu selesma jarang terasa lemah, influenza malah sebaliknya, di mana lemah berada dalam tahap sedang hingga berat dan berlangsung bisa sampai satu bulan.

img_title Menkes Sebut Super Flu Sudah Ada Puluhan Tahun: Kalau Badan Sehat, Tak Masalah

"Selesma sering pilek sedangkan influenza pilek hanya kadang-kadang. Bersin-bersin biasa terjadi pada penderita selesma, pada penderita influenza bersin-bersin hanya kadang-kadang. Influenza hanya kadang-kadang merasakan sakit tenggorokan. Sedangkan pada selesma, sakit tenggorokan adalah hal biasa," tutur dia.

Menurut Iris, yang tidak kalah penting, pada penderita selesma, batuk hanya terjadi kadang-kadang dan dalam intensitas yang ringan ke sedang. Namun pada penderita influenza, batuk menjadi hal yang biasa bahkan bisa menjadi parah.

"Jika menyangkut komplikasi, pada selesma, komplikasi yang bisa terjadi adalah sinus atau infeksi telinga. Sedangkan influenza dapat menyebabkan beberapa komplikasi, di antaranya pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, dan dapat mengancam jiwa," ujar dia.

Ilustrasi flu/bersin/pilek.

Sering Dikira Flu Biasa, Influenza Ternyata Bisa Berujung Fatal Jika Diabaikan

Banyak orang masih menganggap influenza sama seperti flu biasa yang bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Padahal, penyakit ini dapat menimbulkan dampak lebih serius.

img_title
VoxPop.co.id
29 April 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut