Ditantang Tidur di Tempat Observasi Corona Natuna, Ini Jawaban Menkes

Menkes Terawan Agus Putranto
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

VoxPop – Wabah virus corona menimbulkan kekhawatiran tersendiri untuk masyarakat dunia, termasuk juga Indonesia. Beberapa waktu lalu, Pemerintah Indonesia telah berhasil mengevakuasi Warga Negara Indonesia atau WNI dari China ke Tanah Air. Mereka para WNI dari Hubei, untuk sementara di karantina di Natuna. Hal ini ternyata menimbulkan pro dan kontra.

img_title Detik-detik Awak KM Ocean Three Ditemukan Bertahan Ngapung Pakai Tutup Cooler Box Ikan di Perairan Natuna

Banyak yang tak setuju dengan keputusan sepihak pemerintah menempatkan WNI tersebut di Natuna. Bahkan hal ini membuat Anggota DPR Fraksi PDIP, Ribka Tjiptaning ikut berkomentar.

Dia meminta agar menteri kesehatan dan pimpinan Komisi IX DPR ikut tidur bersama WNI dari China yang diobservasi di Natuna. Hal ini untuk meyakinkan warga Natuna bahwa ratusan WNI tersebut sehat terbebas dari Virus Corona.

img_title Prabowo Tegaskan RI Menganut 'Good Neighbor Policy': Sekarang di Natuna Tidak Sering Ribut

"Untuk meyakinkan orang Natuna, menkes tidur di situ. Nih saya tidur di sini, ajak pimpinan Komisi IX. Baru yakin rakyat. Bentuk konkret dengan rakyat," kata Ribka sepeti dikutip laman VoxPopNews.

Tantangan ini diungkapkan Ribka demi meyakinkan, WNI yang tiba dari China baik-baik saja. Apalagi, para WNI tersebut sudah lolos screening saat melewati bandara.

img_title Alasan TNI Imbau Warga Natuna Tidak Keluar Rumah 22–24 Oktober

"Jangan omdo (omong doang) aja. Coba menkes, dirjen-dirjen," ujar Ribka.

Ternyata tantangan Ribka didengar oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Ia pun mengaku, saat ini memang tengah berkantor di Natuna yang menjadi tempat observasi WNI yang dievakuasi dari China. Terawan mengaku, akan berkantor di Natuna sampai para WNI pulang.

"Saya tetap ngantor di sana. Kan sampai mereka kembali," kata Terawan di kompleks parlemen.

Kapal China di Laut China Selatan

FSI Ungkap Potensi Kerugian Triliunan Rupiah Akibat Klaim China di Natuna

Klaim China di Laut China Selatan dinilai tidak hanya memicu persoalan kedaulatan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi bagi Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut