Penjelasan Status Zona Hijau Tak Berarti Aman COVID-19

Zona hijau bukan berarti aman dari risiko COVID-19
Sumber :
  • instagram.com/lawancovid19_id/

VoxPop – Ada yang beranggapan, bahwa kalau daerahnya sudah zona hijau, maka bisa melonggarkan protokol kesehatan. Dan anggapan itu merupakan hal yang salah. Zona apapun saat pandemi COVID-19, kepatuhan protokol kesehatan harus tetap dijaga, bahkan ditingkatkan. Lengah sedikit saja, level risiko akan naik kembali.

img_title IHSG Sesi I Naik ke Zona Hijau, Saham Alamtri dan Alfamart Cerah

Potensi penularan COVID-19 di tempat dan fasilitas umum disebabkan adanya pergerakan, kerumunan, atau interaksi orang yang dapat menimbulkan kontak fisik.

Baca juga: Penting, Cara Jitu Perkuat Imunitas Tubuh Cegah Virus Corona

img_title Bertarung Pulihkan Pandemi, Jalan Terjal Pemerintah Indonesia Bangkit dari Belenggu COVID-19

Dilansir situs resmi covid19.go.id, masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan COVID-19. Hal ini agar tidak menimbulkan sumber penularan baru/cluster pada tempat-tempat di mana terjadinya pergerakan orang, interaksi antar manusia dan berkumpulnya banyak orang.

Apakah kehidupan kita saat ini berubah? Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mengingatkan kita bahwa COVID-19 masih mengancam. Ini merupakan langkah penyesuaian yang harus dilakukan untuk kehidupan yang lebih baik.

img_title Menlu Retno Ingatkan Kekerasan dan Agresi Israel Tak Boleh Jadi "New Normal"

Baca juga: Video Jokowi Tegur Menteri Lagi, 3 Bulan WFH Malah Kayak Cuti

Dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tetaplah menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan karena ini dunia kita.

Tetap disiplin pakai masker, perhatikan kelompok rentan, konsumsi makanan gizi seimbang, sering CTPS, disinfeksi lingkungan, disiplin jaga jarak, jaga daya tahan tubuh dengan olahraga.
Adaptasi kebiasaan baru mengharuskan kita untuk tetap waspada.

Substansi protokol kesehatan pada masyarakat harus memperhatikan titik kritis dalam penularan COVID-19 yang meliputi jenis dan karakteristik kegiatan/aktivitas dari berbagai bidang.

Tak hanya itu, ada pula aspek besarnya kegiatan, lokasi kegiatan (outdor/indoor), lamanya kegiatan, jumlah orang yang terlibat, kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, anak-anak, lansia dan penderita komorbid atau penyandang disabilitas yang terlibat dan lain sebagainya.

Baca juga: Adaptasi Kebiasaan Baru, Ini Aturan Protokol Kesehatan di Area Pasar

IHSG

IHSG Ditutup Menguat 0,91 Persen ke Level 6.231, Reli Berlanjut Delapan Hari Beruntun

IHSG ditutup menguat 0,91 persen ke level 6.231 pada perdagangan Senin. Reli berlanjut selama delapan hari berturut-turut dengan 10 sektor berada di zona hijau.

img_title
VoxPop.co.id
20 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut