Jadi Zona Hijau Pertama COVID-19 di Jabar, Sukabumi Disambangi Wapres

Wapres Maruf Amin meninjau sekolah di Sukabumi Rabu 8 Juli 2020
Sumber :
  • tvOne

VoxPop – Wakil Presiden Ma'ruf Amin hari ini berkunjung ke Sukabumi setelah dinyatakan sebagai kota pertama di Jawa Barat yang berhasil masuk zona hijau dari pandemi virus corona (COVID-19). Selanjutnya Sukabumi akan membuka kembali aktivitas belajar-mengajar secara tatap muka di sekolah mulai Senin 13 Juli 2020 dengan menerapkan protokol cegah COVID-19. 

img_title IHSG Ditutup Menguat 0,91 Persen ke Level 6.231, Reli Berlanjut Delapan Hari Beruntun

Baca juga: Kota Sukabumi Zona Hijau COVID-19, Sekolah Dibuka 13 Juli

Dalam kunjungannya, Wapres didampingi sejumlah pejabat tinggi. Mereka, di antaranya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. 

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Wapres Ma'ruf dan rombongan meninjau kesiapan sekolah di Kota Sukabumi, pertama dengan mengunjungi Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4. Selanjutnya mereka meninjau  Pesantren Assobaryah Cibeureum, Kota Sukabumi.

Wapres melontarkan pujian kepada pemerintah Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat atas keberhasilan kota tersebut yang kini berkatagori zona hijau dan pencapaian ini patut dicontoh daerah-daerah lain. "Saya sangat apresiasi kepada Gubernur Jabar dan Wali Kota Sukabumi yang telah ditetapkan menjadi zona hijau dan berharap daerah-daerah lain akan menjadi zona hijau berikutnya," kata Wapres Ma'ruf.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Sementara itu, sekolah-sekolah di Sukabumi bisa dibuka lagi untuk kegiatan belajar-mengajar secara langsung pada 13 Juli 2020. Namun harus tetap mengikuti protokol kesehatan dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab kepala sekolah setempat selama bisa menjaga kesehatan.

Menurut menurut Mendikbud Nadiem, berdasarkan Surat Keputusan Bersama, sekolah yang bisa dibuka kembali di zona hijau adalah SMP dan SMA. "SD tunggu dulu, harus dimulai dulu dengan SMA dan SMP selama dua bulan, baru SD boleh mulai. Tunggu lagi 2 bulan baru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)," ujarnya. 

Sekolah akan segera dibuka pun harus menerapkan shifting atau jadwal bergiliran seperti yang dilakukan oleh SMAN 4 Sukabumi. Maka, Nadiem yakin bahwa metode SMAN 4 Sukabumi ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya.    

Laporan: Muhamad Akasah / tvOne, Sukabumi

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut