Kemasan Barang Impor Berpotensi Bawa Virus Corona

Virus corona COVID-19
Sumber :
  • pixabay

VoxPop – Belum lama ini pihak berwenang di China menemukan virus corona pada kemasan dan wadah udang beku yang diimpor dari tiga perusahaan Ekuador. Namun, berdasarkan hasil pengujian terhadap sampel dari makanan laut yang diimpor dari Ekuador itu dinyatakan negatif virus corona.

img_title Lindungi Industri Dalam Negeri, Pemerintah Diminta Wajibkan Importir Garam Serap Produksi Lokal

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Biro Keamanan Pangan Impor dan Ekspor di bawah Administrasi Umum Kepabeanan China, Bi Kexin. Bi menjelaskan, dari hampir 223.000 sampel diketahui setidaknya ada enam sampel yang dinyatakan posotif COVID-19. Namun, menurut laporan SCMP, Bi mengatakan bahwa tidak berarti virus corona dapat ditularkan melalui kemasan makanan.

Baca juga: WHO Sebut Pandemi Virus Corona Tak Terkendali

img_title Tekan Impor, Mentan Amran Gandeng Akademisi Kembangkan Benih Kedelai Unggul

"Hasilnya menunjukkan bahwa wadah dan kemasan perusahaan-perusahaan ini berada di bawah risiko terkontaminasi oleh virus corona novel. Para ahli mengatakan bahwa meskipun ini tidak berarti mereka dapat menularkan virus, itu menunjukkan bahwa manajemen keamanan makanan tidak ideal," kata dia seperti dikutip dari laman World of Buzz.

Meski para pejabat China sepakat dengan para ahli global bahwa makanan impor memiliki risiko rendah penularan virus, namun ada kebingungan di luar negeri tentang alasan kenapa China terus menguji dan menghentikan pengiriman.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

"Tes tersebut adalah langkah penting untuk mencegah risiko virus ditularkan dari saluran makanan rantai dingin impor. Ini adalah langkah yang perlu diambil untuk melindungi kesehatan rakyat dan tidak mengganggu perdagangan internasional normal," kata Bi melanjutkan. 

Tes pada makanan impor belakangan sering digencarkan oleh pemerintah setempat. Hal ini dipicu oleh adanya temuan terbaru kasus COVID-19 di Beijing pada pertengahan Juni.

Diketahui, sumber infeksi berasal dari pasar makanan di mana virus ditemukan di talenan yang digunakan untuk salmon impor. Tetapi, para ahli telah mengungkapkan bahwa ikan itu sendiri tidak mungkin membawa virus.

Impor makanan dari tiga perusahaan Ekuador telah ditangguhkan oleh China dan makanan yang disita akan dikembalikan pada saat dihancurkan. Pihak berwenang Ekuador juga telah didesak untuk meningkatkan kontrolnya atas ekspor makanan beku ke Tiongkok.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut