Ramai Najwa Shihab Wawancara Bangku Kosong, Ini Menkes yang Mundur

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

VoxPop – Ramai diperbincangkan soal Najwa Shihab yang tengah mewawancarai bangku kosong seolah sedang bercakap dengan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto. Tersirat, ada 'kerinduan' akan sosok Terawan yang seolah minim muncul di publik saat pandemi COVID-19.

img_title Menkes Sebut 112 Juta Warga RI Kekurangan Gizi: MBG Solusi Tepat

Dalam sebuah video di YouTube, Najwa Shihab sebagai presenter Mata Najwa berupaya mengundang Sang Menteri namun sepertinya beliau belum berkenan datang.

Tak hanya itu, jurnalis kelahiran Kota Makassar itu membahas Menteri Kesehatan negara lain yang rela mundur lantaran tak sanggup membentuk pedoman tepat dalam melawan COVID-19.

img_title Rupiah Melemah, Menkes Sebut Harga Obat Bakal Naik Bertahap

"Pertanyaan saya, Pak apakah penanganan kita lebih baik dari negara-negara yang Menkesnya mundur itu?" sindir presenter itu. Lantas, siapa saja Menteri Kesehatan yang mundur dari jabatannya? Berikut rangkumannya.

Baca juga: Pakai Masker Malah Sakit Tenggorokan, Mungkin Ini Penyebabnya

img_title Masyarakat Khawatir Ompreng MBG Jadi Sarana Penularan TBC, Begini Respons Menkes

Ekuador

Catalina Andramuno, Menteri Kesehatan dan Menteri Ketenagakerjaan Ekuador mengundurkan diri pada 21 Maret 2020. Ia mundur setelah otoritas mengumumkan jumlah kasus infeksi virus corona di negara tersebut melonjak menjadi 500.

Sejak kasus corona melonjak, pemerintah langsung mengumumkan status darurat dan melarang pengunjung dari luar negeri masuk. 

Pemerintah Ekuador juga langsung berlakukan pembatasan jam malam bersama dengan sejumlah langkah lainnya, untuk membatasi pergerakan dalam negeri, guna menghentikan penyebaran virus corona.

Baca juga: Penderita Sakit Jantung Bisa Berhubungan Intim, Asal...

Ceko

Menteri Kesehatan Ceko Adam Vojtech mengundurkan diri Senin, sebagai tanda bahwa upaya negara itu untuk menahan pandemi COVID-19 telah menyimpang setelah mendapatkan pujian musim semi lalu.

Vojtech telah digantikan oleh mantan asistennya, ahli epidemiologi Roman Prymula, arsitek dari upaya awal negara itu untuk mengatasi pandemi

Langkah itu dilakukan karena jumlah kasus melonjak. Seminggu terakhir ini, infeksi harian rata-rata sering melampaui 2.000, yang lebih dari enam kali lipat angka rata-rata yang dilaporkan pada Maret.

Baca juga: 4 Alasan Tertinggi Masyarakat Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan

Selandia baru

David Clark telah diturunkan pangkatnya setelah melanggar peraturan untuk membawa keluarganya ke pantai. Dia mengatakan melanjutkan perannya telah mengalihkan perhatian pemerintah secara keseluruhan terhadap pandemi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut