4 Fakta Hidrokuinon, Pemutih Kosmetik yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi wanita mengaplikasikan krim wajah
Sumber :
  • Freepik/senivpetro

VoxPop – Kosmetik atau perawatan wajah untuk mencerahkan kulit masih diminati hingga saat ini. Meski sudah banyak produk kecantikan yang mengandung bahan untuk mencerahkan yang aman, masih saja banyak produk ilegal yang mengandung bahan pemutih berbahaya, seperti kandungan hidrokuinon.

img_title Akademisi Ungkap Adanya Bahaya jika Profesionalisme Militer Memudar

Hidrokuinon merupakan zat yang biasa digunakan untuk mencerahkan kulit. Bahan ini masih diminati dan sering ditemukan dalam produk kecantikan ilegal karena mampu mencerahkan kulit dalam waktu yang relatif singkat.

Namun, di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah melarang kosmetik yang mengandung bahan aktif ini. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Peraturan BPOM nomor HK.00.05.42.1018 tanggal 25 Februari 2008 tentang Bahan Kosmetik.

img_title Nonton Streaming Piala Dunia 2026 Jadi Pilihan Favorit, Tapi Apakah Benar-benar Aman?

Untuk mengenal lebih lanjut terkait hidrokuinon sebagai salah satu bahan kosmetik, berikut ini VoxPop rangkum fakta-fakta hidrokuinon yang perlu diketahui.

1. Kondisi kulit seperti apa yang bisa diatasi dengan hidrokuinon?

img_title Bahaya Tersembunyi Menggunakan Mod Mobile Legends

Dikutip dari Healthline, kondisi kulit yang bisa diatasi oleh hidrokuinon adalah kondisi kulit yang berkaitan dengan hiperpigmentasi. Beberapa di antaranya adalah:

  • Bekas jerawat
  • Bintik-bintik penuaan
  • Freckles
  • Melasma
  • Bekas inflamasi dari eczema atau psoriasis.

2. Bagaimana cara kerjanya?

Hidrokuinon bekerja dengan cara memutihkan kulit dengan mengurangi jumlah melanosit pada kulit. Melanosit merupakan sel khusus yang membentuk melanin. Pada kasus hiperpigmentasi, jumlah melanin biasanya lebih banyak karena terdapat peningkatan produksi melanosit.

Dengan mengontrol melanosit itu, warna kulit akan terlihat jauh lebih rata dalam waktu singkat. Bahkan, kandungan hidrokuinon ini bisa memberikan efek nyata hanya dalam waktu empat minggu.

3. Bagaimana keamanannya?

Dikutip dari laman UNAIR, penggunaan hidrokuinon pada produk kecantikan sudah dilarang karena berdampak negatif bagi kesehatan. Karenanya, BPOM melarang peredaran produk kosmetik dan kecantikan yang mengandung bahan kimia yang satu ini. 

Akan tetapi, untuk keperluan medis seperti pengobatan pada penyakit hiperpigmentasi, penggunaan hidrokuinon masih diperbolehkan. Namun, dengan catatan penggunaannya harus berada di bawah pengawasan dokter. 

4. Adakah risiko dan efek samping dari pemakaian hidrokuinon?

Sama seperti pada pengobatan lainnya, penggunaan kandungan hidrokuinon bisa menimbulkan sejumlah efek samping, beberapa di antaranya adalah:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut