Studi: Beberapa Obat Diabetes Dapat Mengurangi Risiko Alzheimer

Diabetes
Sumber :
  • Times of India

VoxPop – Sebuah studi baru telah menemukan bahwa orang yang memakai obat tertentu untuk menurunkan gula darah untuk diabetes tipe 2 memiliki lebih sedikit amiloid di otak, biomarker penyakit Alzheimer. Temuan penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal 'American Academy of Neurology'.

img_title 8 dari 10 Orang dengan Prediabetes Tak Sadar Mengidap Kondisi Ini, Kenali Ciri-cirinya Sebelum Terlambat

Studi ini juga menemukan orang yang memakai obat ini, yang disebut inhibitor dipeptidyl peptidase-4, menunjukkan penurunan kognitif yang lebih lambat daripada orang dalam dua kelompok lainnya. Pada penderita diabetes tipe 2, tubuh tidak lagi efisien menggunakan insulin untuk mengontrol gula darah, demikian dikutip dari Times of India.

Dipeptidyl peptidase-4 inhibitor, juga dikenal sebagai gliptins, dapat diresepkan ketika obat diabetes lain tidak bekerja. Mereka membantu mengontrol gula darah bila dikombinasikan dengan diet dan olahraga.

img_title Dokter Ungkap Alasan Banyak Pasien Diabetes Baru Berobat saat Komplikasi Sudah Muncul

"Orang dengan diabetes telah terbukti memiliki risiko penyakit Alzheimer yang lebih tinggi, mungkin karena kadar gula darah tinggi, yang telah dikaitkan dengan penumpukan amiloid-beta di otak," kata penulis studi Phil Hyu Lee, MD, PhD. , dari Fakultas Kedokteran Universitas Yonsei di Seoul, Korea Selatan.

Ia menambahkan, "Penelitian kami tidak hanya menunjukkan bahwa orang yang memakai inhibitor dipeptidyl peptidase-4 untuk menurunkan kadar gula darah memiliki lebih sedikit amiloid di otak mereka secara keseluruhan, itu juga menunjukkan tingkat yang lebih rendah di area otak yang terlibat dalam penyakit Alzheimer," tambah Lee.

img_title Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Penelitian tersebut melibatkan 282 orang dengan usia rata-rata 76 yang ditindaklanjuti hingga enam tahun. Semua telah didiagnosis dengan penyakit Alzheimer pra-klinis, awal atau kemungkinan.

Alzheimer atau pikun

Photo :
  • inmagine

Dari kelompok tersebut, 70 orang menderita diabetes dan sedang dirawat dengan inhibitor dipeptidyl peptidase-4, 71 menderita diabetes tetapi tidak diobati dengan obat-obatan dan 141 tidak menderita diabetes.

Lebih rendah

Mereka yang tidak menderita diabetes dicocokkan dengan mereka yang menderita diabetes berdasarkan usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Semua memiliki skor yang sama pada tes kognitif pada awal penelitian. Peserta menjalani pemindaian otak untuk mengukur jumlah amiloid di otak.

Para peneliti menemukan bahwa penderita diabetes yang mengonsumsi obat memiliki jumlah rata-rata plak amiloid di otak yang lebih rendah dibandingkan dengan penderita diabetes yang tidak mengonsumsi obat dan dibandingkan dengan orang yang tidak menderita diabetes.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut