Ini Fungsi Sistem Pencernaan pada Manusia
- pixabay.com
Selain itu, dalam mulut juga terdapat lidah yang berfungsi untuk mengatur letak makanan dan mengecap rasa makanan. Kemudian dalam mulut terdapat 3 kelenjar ludah yang bisa menghasilkan cairan ludah sekitar 1 sampai 2,5 liter per hari.
Kerongkongan
Kerongkongan
- pixabay.com
Kerongkongan memiliki panjang sekitar 25 cm yang berfungsi untuk menghubungkan mulut dengan lambung. Dalam ujung saluran kerongkongan terdapat daerah yang disebut sebagai faring.
Pada faring terdapat klep yang berfungsi untuk mengatur makanan supaya tidak masuk ke tenggorokan. Supaya makanan bisa berjalan sepanjang kerongkongan terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan bisa berjalan lancar menuju lambung.
Lambung
Lambung
- pixabay.com
Lambung bisa menampung makanan sebanyak 1 sampai 2 liter. Dinding lambung disusun menggunakan otot-otot polos yang berfungsi untuk menggerus makanan secara mekanik. Terdapat 3 jenis otot polos yang ada di dalam lambung, itu otot memanjang, otot melingkar, dan otot menyerong.
Selain itu, dalam lambung juga terjadi proses pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa yang dihasilkan lambung. Senyawa yang ada di dalam lambung adalah asam HCI, lipase, renin, dan mukus. Hasil pencernaan tersebut akan menjadikan makanan menjadi bubur yang dinamakan sebagai bubur kim.
Pankreas
Pankreas
- pixabay.com
Pankreas memiliki fungsi untuk menghasilkan encim pencernaan seperti lipase, protease, dan amilase. Enzim ini akan dilepaskan dan akan bercampur dengan enzim pencernaan yang dihasilkan oleh lambung.
Enzim lipase akan berfungsi mencerna lemak menjadi asam lemak, enzim protease berfungsi untuk mencerna protein menjadi asam amino, dan enzim amilase berfungsi untuk memecah karbohidrat menjadi glukosa.
Kandung empedu
Kandung Empedu dan Hati
- pixabay.com
Hati akan menghasilkan cairan empedu yang akan disimpan dalam kandung empedu. Cairan ini terdiri atas kolesterol, garam empedu, bilirubin, air, dan mineral seperti kalium dan natrium. Cairan tersebut memiliki fungsi untuk mencerna lemak menjadi asam lemak. Pada proses pencernaan makanan terjadi, cairan ini akan dialirkan ke dalam usus halus.
Usus halus
Usus Halus
- pixabay.com
Makanan yang telah menjadi kimus (chyme) dalam lambung kemudian didorong ke dalam usus halus. Gerakan ini dinamakan sebagai peristaltic ususu yang terjadi karena konstraksi dan relaksasi jaringan otot pada dinding usus halus.
